Ditambah pekerjaan penuh atau paruh waktu, totalnya bisa mencapai 100 jam per minggu.

"Tidak mungkin bekerja pada level ini untuk waktu yang lama, jadi Anda harus berharap bisa bertahan dan sukses sebelum kehabisan tenaga," tambahnya.

Belajar Keterampilan Teknis Sendiri

Tanpa uang untuk menyewa editor, videografer, atau spesialis SEO, sebagian besar model harus belajar semuanya sendiri sambil membangun audiens dan sering kali mempertahankan pekerjaan.

Selain konten OF, beberapa model membuat video lucu atau provokatif yang dibagikan di platform lain dengan harapan menjadi viral dan menarik lebih banyak orang ke halaman OF mereka.

"Video-video ini membutuhkan waktu berjam-jam dari ide hingga unggahan 10 detik dan sering kali gagal menjadi viral," kata Elia.

"Untuk membuatnya, Anda harus menjadi penulis naskah, sutradara, videografer, editor, dan presenter sendirian."

Ia juga mengingatkan bahwa diperlukan banyak penayangan untuk membuatnya berharga. "Awalnya saya senang ketika video mendapat 1.000 penayangan.

Lalu Anda sadar bahwa untuk mencari nafkah, video Anda harus secara konsisten mendapat ratusan ribu penayangan."

>>> Menanti Wakil Eropa Pertama di 16 Besar Piala Dunia 2026

Meskipun Elia menikmati membuat konten dan berbicara tentang topik seperti hak LGBTQ+ dan karier wanita, ia mengakui tidak ada jaminan semuanya akan membuahkan hasil.

"Video sering memakan waktu lama untuk diproduksi, jadi ketika Anda membuat sesuatu yang tidak ditonton siapa pun, itu sangat mengecewakan."

Stigma Sosial dan Kehilangan Hubungan

Meskipun pengalaman Elia tidak merusak pertemanan atau hubungan keluarganya, ia mengakui bahwa tidak semua orang seberuntung itu.

"Beberapa orang kehilangan hubungan dengan orang tua, saudara kandung, atau teman dekat."