Ia mengetahui beberapa wanita yang kehilangan suami karena keputusan ini. "Ke depannya, tidak semua orang akan bersedia berkencan, menikah, atau memiliki anak dengan model OF."

Bagi ibu-ibu, ada kemungkinan anak-anak mereka di-bully jika gambar atau video tersebar di komunitas atau sekolah.

"Orang mungkin tidak mengizinkan anak-anak mereka bermain dengan anak Anda, mengecualikan Anda dari klub atau kelompok, atau berasumsi hal-hal yang tidak benar tentang Anda."

Elia menekankan bahwa setelah bergabung dengan OF, tidak ada jalan kembali. "Bahkan jika hanya untuk waktu yang sangat singkat, label itu melekat dan sulit dihilangkan."

Pelecehan Online yang Mengerikan

Trolling dan pelecehan online adalah bagian dari pekerjaan ini, kata Elia. "Begitu uang mulai masuk, perhatian juga datang, dan tidak semuanya positif."

Orang-orang ingin tahu segalanya tentang Anda, dan jika mereka tidak bisa, mereka sering membuat-buat hal dalam komentar jahat.

Elia mengaku membaca komentar tersebut dan tidak terpengaruh, tetapi ia tahu itu tidak berlaku untuk semua orang.

"Anda harus ingat bahwa Anda adalah seorang penghibur dan beberapa orang tidak akan menyukai Anda. Jika seseorang membuat ancaman atau melakukan sesuatu yang ilegal, laporkan segera.

Tapi tidak banyak yang bisa dilakukan untuk mengatasi trolling selain mengabaikannya."

Jika Anda tidak bisa mengabaikannya, Elia menyarankan untuk bertanya pada diri sendiri, "Apakah ini untuk saya?"

Pentingnya Rencana Jangka Panjang

Elia menekankan bahwa memiliki rencana tentang apa yang ingin dicapai dari situs tersebut dalam jangka panjang sangat penting.

Ia sendiri bergabung dengan OF karena ingin membiayai kuliahnya.

Meskipun tujuannya telah berubah sejak saat itu, memiliki target awal membantunya tetap fokus.

>>> BKKBN: Ayah Harus Hadir dalam Pengasuhan, Bukan Cari Nafkah Saja

Ia menyarankan setiap wanita yang mempertimbangkan OF untuk mengetahui fakta-fakta tentang apa yang diperlukan agar dapat membuat keputusan yang tepat.