Valve terus berupaya meningkatkan performa Steam Machine meskipun harga perangkat ini menuai kritik. Pembaruan terbaru SteamOS 3.8.20 Beta menjanjikan peningkatan besar dalam manajemen VRAM.

Dalam catatan rilis, Valve menyebutkan bahwa pembaruan ini menghadirkan "manajemen VRAM yang sangat ditingkatkan, meningkatkan performa dan stabilitas dalam kasus di mana VRAM terbatas."

>>> Rockstar Ikut Sebut GTA 6 'Plays Best on PS5', Xbox Tak Disebut dalam Iklan

Hal ini diduga terkait dengan patch kernel Linux yang diusulkan oleh insinyur Valve pada April lalu.

Patch tersebut memungkinkan penggunaan "setiap byte terakhir" dari memori GPU 8GB untuk gaming. Sebelumnya, data penting untuk game berisiko "diusir" oleh proses lain karena keterbatasan sistem.

Dengan menambahkan "Device Memory Control Groups" (Cgroups) ke kernel Linux, pengembang Valve Natalie Vock berhasil mencegah game dialihkan ke cadangan memori GTT yang lebih lambat.

Hal ini sebelumnya menyebabkan penurunan performa signifikan.

Meskipun SteamOS 3.8.20 Beta tidak secara eksplisit menyebutkan pendekatan ini, deskripsi pembaruan sangat mirip dengan tweak kernel yang diusulkan sebelumnya.

>>> Bananya Rayakan 10 Tahun dengan Anime Baru Bananya At Home Party, Tayang 10 Juli

Dengan pembaruan ini, game berat seperti Cyberpunk 2077 seharusnya berjalan lebih stabil pada VRAM 8GB Steam Machine.

Meski tidak akan membuat harga $1.409 lebih kompetitif, setidaknya perangkat ini menunjukkan optimasi tingkat OS seperti konsol.

Menurut pengamat, Steam Machine saat ini lebih merupakan ajang untuk platform hybrid konsol-PC milik Valve, bukan pesaing langsung PS5 atau Xbox Series X.

Harga yang lebih tinggi membuatnya kurang agresif di pasar.

Pembaruan beta ini juga membawa driver grafis Mesa terbaru dengan banyak peningkatan performa ray-tracing.

>>> KPK Tangkap 10 Orang dalam OTT di Kuansing Riau

Valve berharap pembaruan ini juga bermanfaat bagi PC rakitan, genggam gaming, dan perangkat lain yang menggunakan SteamOS.