Pernyataan Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) yang meyakini Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mampu menembus ambang batas parlemen pada Pemilu 2029 menuai tanggapan dari pengamat politik.

Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno, menilai pernyataan Jokowi lebih tepat dipandang sebagai motivasi bagi kader PSI.

>>> 7 Sepatu Hitam Rp100 Ribuan untuk Anak Sekolah, Nyaman dan Stylish

Menurutnya, peluang PSI lolos ke DPR masih bergantung pada kerja politik partai dan kualitas para calon legislatif (caleg).

"Ketika Jokowi mengatakan PSI insyaallah akan lolos ke parlemen, saya meletakkan ini sebagai semangat yang sengaja ingin Jokowi tunjukkan kepada kader-kader PSI di Lampung supaya kerja keras dan punya target besar," ujar Adi.

Adi mengakui popularitas Jokowi dapat memberikan efek elektoral bagi PSI.

Namun, dalam sistem pemilu proporsional terbuka, penentu utama perolehan suara tetap berada pada kemampuan para caleg di setiap daerah pemilihan.

Ia mengingatkan PSI agar tidak terlalu bergantung pada figur Jokowi dan mulai memperkuat basis politik di tingkat akar rumput.

"Jangan terlampau berharap ke Jokowi, nanti berharapnya harus ke caleg-calegnya. Caleg inilah yang akan jadi pertaruhan sesungguhnya.

Contohnya Golkar, sejak Pileg 2019 suara mereka selalu bagus padahal tidak punya satu tokoh (sentral). Rahasianya terletak pada kekuatan caleg yang diusung," kata Adi.

>>> Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara dalam Kasus Korupsi Chromebook

Menurutnya, jika PSI kembali mengusung caleg yang kurang memiliki basis dukungan di daerah, peluang untuk kembali gagal menembus parlemen tetap terbuka.

Dua Hal yang Perlu Dilakukan PSI

Adi menyebut terdapat dua langkah yang perlu menjadi perhatian PSI menjelang Pemilu 2029.

Pertama, meningkatkan kerja politik secara langsung di tengah masyarakat, termasuk menyerap aspirasi warga dan memperkuat aktivitas di tingkat akar rumput.

Kedua, memperkuat struktur organisasi partai hingga tingkat daerah agar mampu mendukung kerja para caleg secara efektif.

"PSI hari ini memang punya semangat politik yang berlipat ganda setelah mendengar ucapan Jokowi.

Tapi bagi saya jangan lupa, instrumen utama pemilu kita adalah kekuatan dari caleg yang diusung," ujarnya.

Pada Pemilu 2019, PSI meraih 2.650.361 suara nasional (1,89%) dan gagal lolos ke parlemen.

>>> Nadiem Divonis 10 Tahun Penjara, Lebih Ringan dari Tuntutan 18 Tahun

Pada Pemilu 2024, perolehan suara meningkat menjadi 4.260.169 (2,80%), namun masih di bawah ambang batas parlemen 4%.