Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menilai Pemilu 2029 masih terlalu jauh untuk dibahas.

Pernyataan itu disampaikan menanggapi safari politik yang dilakukan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) bersama Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

>>> Roy Suryo Ngotot Penangkapannya Ilegal, Tanpa Surat dan Bak Teroris

“Kami melihat pertama 2029 itu masih relatif jauh, masih bisa dikatakan tiga tahun lagi,” kata AHY di Rusun PIK II Penggilingan, Cakung, Jakarta Timur, Selasa (30/6).

Menurut AHY, Demokrat lebih memilih memusatkan perhatian pada persoalan nyata yang dihadapi masyarakat. Ia menginstruksikan seluruh kader untuk mengutamakan penyelesaian isu publik.

“Mari kita membangun empati di tengah-tengah masyarakat yang tentunya juga mengharapkan pemerintahnya, pemimpinnya, politisi-politisinya juga fokus untuk bisa menjawab isu-isu yang mereka hadapi saat ini,” ucap dia.

AHY menyebut sejumlah isu mendesak seperti kondisi ekonomi, daya beli, lapangan kerja, pendidikan, kesehatan, hingga pembangunan infrastruktur.

>>> Dokter Tifa Tantang Larangan Live Streaming Sidang: Saya Pakai Baju Orange Saja Tidak Takut

Demokrat ingin memastikan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto tetap menghadirkan progres di tengah ketidakpastian global.

Karena itu, AHY menilai pembahasan politik menuju Pemilu 2029 belum menjadi prioritas.

“Kita ingin memastikan itu dulu, dan kita harus serius benar mengawal segala kebijakan dan program untuk menuntaskan permasalahan rakyat,” pungkas dia.

Sebelumnya, Jokowi memulai safari politik bersama PSI dengan menghadiri agenda di Lampung pada Jumat (26/6/2026).

>>> Viral Penjual Cilok Berumah Mewah Sindir Kaum Gengsian

Kehadirannya mengenakan atribut PSI memunculkan beragam tafsir, mulai dari upaya memperkuat mesin partai hingga menjaga pengaruh politik pasca lengser.