Seorang pria di Semarang, Jawa Tengah, menjadi viral setelah video dirinya berjualan cilok keliling menggunakan sepeda motor beredar di media sosial.

Yang menarik perhatian, pria tersebut ternyata tinggal di sebuah rumah mewah.

>>> Ramalan Zodiak 30 Juni: Cancer Hadapi Hambatan, Virgo Waspada

Dalam video yang diunggah akun Instagram @danil. a.

a, ia terlihat santai menyiapkan gerobak cilok di halaman rumah bertingkat dengan pilar besar. Kontras antara hunian megah dan kesederhanaan usahanya memicu beragam reaksi netizen.

Alih-alih merasa malu, pria itu justru bangga dengan usahanya. "Dibilang kasihan?

Justru saya kasihan ke yang gengsian," tulisnya dalam keterangan video.

Motivasi di Balik Jualan Cilok

Saat dihubungi Wolipop, pemilik akun @danil. a.

a mengaku tujuannya membuat konten itu bukan untuk pamer, melainkan memotivasi anak muda agar tidak gengsi bekerja.

"Pesan yang ingin disampaikan: 'Nggak apa-apa terlihat kasihan, yang penting nggak gengsian'," ujarnya.

Ide berjualan cilok muncul dari keinginannya memiliki usaha sendiri. Ia berharap suatu hari bisa membuka banyak lapangan pekerjaan.

>>> Kisah Transrapid Jerman yang Sukses di China: Pelajaran bagi Industri Kereta Eropa

Harga cilok yang dijualnya rata-rata Rp5.000 per porsi.

Cerita di Balik Rumah Mewah

Menjawab rasa penasaran warganet, pria yang sudah berjualan cilok sejak 2025 itu mengungkapkan bahwa rumah megah tersebut dibuatkan oleh mertuanya.

Ia tinggal di sana bersama istri dan anak.

Meski difasilitasi mertua, ia berprinsip tidak ingin bergantung pada orang lain. "Jangan berharap apapun kepada siapapun.

Kamu harus bisa berdiri di atas kaki sendiri," tegasnya.

Awalnya ia sempat malu saat pertama kali berjualan. Namun, respons positif dari pembeli membuatnya percaya diri.

Ia memilih cilok karena makanan ini disukai semua kalangan dan harganya terjangkau.

Menanggapi komentar netizen yang meragukan, ia hanya tersenyum. "Reaksi saya cuma senyum-senyum sendiri.

>>> Scalpers Jual Steam Machine hingga Rp48 Juta, Harga Lebih dari Dua Kali Lipat

Nggak apa-apa ada yang bilang itu rumah bos, saya cuma karyawannya. Saya tidak menghiraukan itu," pungkasnya.