Burung hingga Kucing Bakau Bukti Ekosistem Kebun Raya Mangrove Surabaya Masih Terjaga
Keberadaan puluhan jenis burung, kupu-kupu, kucing bakau, hingga kepiting pemanjat pohon menjadi indikator bahwa ekosistem di Kebun Raya Mangrove (KRM) Surabaya masih terjaga dengan baik.
Kawasan konservasi yang dikelola Pemerintah Kota Surabaya tersebut tidak hanya menjadi pusat koleksi mangrove, tetapi juga habitat bagi beragam satwa liar.
>>> Surabaya Gelar Mangrove Trail Run Perdana di Kebun Raya Mangrove
Kepala Unit Pelaksana Teknis Kebun Raya Mangrove Surabaya Dian Prasetyaningtyas mengatakan, KRM Surabaya saat ini memiliki 74 spesies mangrove dari sekitar 245 spesies mangrove yang ada di Indonesia.
"Kurang lebih hampir 30 persen, dan relatif memang untuk jenis spesiesnya yang paling banyak di antara area mangrove yang lain," ujar Dian, Selasa (30/6/2026).
Dian menjelaskan, KRM Surabaya merupakan satu-satunya kebun raya bertema mangrove di Indonesia.
Berbeda dengan kawasan mangrove lain yang masih berstatus hutan mangrove, kawasan di Surabaya telah memenuhi fungsi sebagai kebun raya.
"Kalau yang lain-lain di Indonesia kita ada 48 kebun raya, tetapi sifatnya tidak tematik. Untuk yang mangrove itu Surabaya satu-satunya," katanya.
Menurut Dian, bergabungnya UPTD Kebun Raya Mangrove dengan Badan Riset dan Inovasi Daerah Surabaya semakin memperkuat pengembangan kawasan tersebut sebagai pusat riset mangrove.
"Targetnya adalah bagaimana kita menjadikan Kebun Raya Mangrove Surabaya sebagai laboratorium mangrove yang ada di dunia.
Harapannya, paling tidak 245 spesies mangrove yang ada di Indonesia bisa kita miliki di Kebun Raya Mangrove," ujarnya.
Selain koleksi vegetasi, kawasan tersebut juga menjadi habitat berbagai jenis satwa.
Dian menyebut sedikitnya terdapat sekitar 35 jenis burung yang singgah maupun menetap di Kebun Raya Mangrove Surabaya.
Update Terbaru
Pengusaha Galvanis Apresiasi Penurunan Harga Gas Industri
Selasa / 30-06-2026, 12:09 WIB
Harga Minyak Dunia Turun 1 Persen Jelang Perundingan AS-Iran di Doha
Selasa / 30-06-2026, 12:09 WIB
Angkatan Laut Inggris Tak Akan Punya Kapal Perusak pada 2040, Ini Alasannya
Selasa / 30-06-2026, 12:09 WIB
Hasil Piala Dunia 2026: Jerman Tersingkir Dramatis usai Kalah Adu Penalti dari Paraguay
Selasa / 30-06-2026, 12:09 WIB
Nuanu Future Talks: Gastronomy Leaders 2.0 Siap Digelar di Bali
Selasa / 30-06-2026, 12:08 WIB
Bodycam Perlihatkan Pria Bersenjata Pisau Berlari ke Arah Deputi LASD Sebelum Ditembak
Selasa / 30-06-2026, 12:07 WIB
Deputi Montgomery County Tewas Setelah Tertabrak di Lokasi Kecelakaan
Selasa / 30-06-2026, 12:07 WIB
4 Tim Lolos ke Babak 16 Besar Piala Dunia 2026
Selasa / 30-06-2026, 12:07 WIB
Gedung Putih Minta OpenAI Batasi Rilis GPT 5.6 karena Terlalu Canggih
Selasa / 30-06-2026, 12:07 WIB
BPOM Temukan Obat dan Kopi Herbal Ilegal, Klaim Tingkatkan Stamina Pria
Selasa / 30-06-2026, 12:07 WIB
MK Putuskan Kepala Daerah Tetap Dipilih Langsung oleh Rakyat
Selasa / 30-06-2026, 12:07 WIB
Latsarmil Diganti Latihan Bela Negara, Kemhan Hapus Materi Menembak
Selasa / 30-06-2026, 12:04 WIB
Jadwal Kanada vs Maroko di 16 Besar Piala Dunia 2026
Selasa / 30-06-2026, 12:04 WIB
Japto Ketum Pemuda Pancasila Diperiksa KPK Terkait Eks Bupati Kukar
Selasa / 30-06-2026, 12:04 WIB






