Angkatan Laut Inggris dipastikan tidak akan memiliki kapal perusak pada tahun 2040. Keputusan ini diambil di tengah modernisasi persenjataan yang dilakukan negara-negara lain.

Kementerian Pertahanan Inggris pada Minggu (28/6) mengumumkan pembatalan rencana penggantian kapal perusak tua.

>>> Hasil Piala Dunia 2026: Jerman Tersingkir Dramatis usai Kalah Adu Penalti dari Paraguay

Sebagai gantinya, Inggris akan membeli setidaknya enam unit Kapal Tempur Umum (Common Combat Vessels/CCV).

Enam kapal perusak Tipe 45 milik Angkatan Laut Kerajaan dijadwalkan pensiun pada akhir 2038. Rencana awal menyebutkan kapal-kapal itu akan digantikan oleh kelas Tipe 83 generasi berikutnya.

Namun, berdasarkan Rencana Investasi Pertahanan Inggris, kapal perang kini akan digantikan oleh CCV hibrida. Langkah ini mencerminkan pergeseran strategi menuju peperangan drone dan kemampuan garis depan.

Kapal Hibrida untuk Peperangan Modern

Menteri Pertahanan Dan Jarvis mengatakan CCV akan menyediakan kapal hibrida bagi para pelaut yang dirancang untuk menghadapi ancaman yang semakin meningkat.

>>> Nuanu Future Talks: Gastronomy Leaders 2.0 Siap Digelar di Bali

Kapal itu dikembangkan bersama inovator Inggris dan akan dibangun di dalam negeri untuk mendukung lapangan kerja.

CCV akan mengoordinasikan sistem tanpa awak di udara, permukaan, dan bawah laut.

Pengiriman kapal diperkirakan dimulai pada awal 2030 dan akan beroperasi bersama fregat serta kapal otonom lain yang sudah direncanakan.

Sebelumnya, mantan Menteri Pertahanan John Healey mengundurkan diri karena perselisihan soal Rencana Investasi Pertahanan. Healey menilai pemerintah gagal mengalokasikan sumber daya yang dibutuhkan untuk menjaga keamanan Inggris.

>>> Bodycam Perlihatkan Pria Bersenjata Pisau Berlari ke Arah Deputi LASD Sebelum Ditembak

Setelah menjabat, Jarvis berupaya memfokuskan kembali rencana tersebut pada prioritas jangka pendek, termasuk kapal berkecepatan tinggi untuk pasukan komando dan drone serang canggih.