Angkatan Laut Amerika Serikat masih mencari seorang prajurit Marinir yang dilaporkan hilang dari kapal USS Anchorage pada Kamis lalu.

Pencarian telah berlangsung selama beberapa hari.

>>> Ribuan Rumah Terancam Banjir Akibat Naiknya Permukaan Laut di Prancis

Menurut pernyataan resmi dari Armada ke-3 Angkatan Laut, operasi pencarian dan penyelamatan awal telah dihentikan.

Kini, tim beralih ke operasi pencarian dan pemulihan setelah hampir dua hari melakukan pencarian.

Prajurit tersebut hilang saat kapal amphibious transport dock USS Anchorage sedang menjalani latihan bersama Unit Ekspedisi Marinir ke-13 dan Kelompok Siap Amfibi Makin Island.

Lokasi kejadian berada di lepas pantai California Selatan.

Angkatan Laut belum mengidentifikasi prajurit yang hilang. Kebijakan militer menyebutkan identitas baru akan diumumkan 24 jam setelah pihak keluarga diberitahu.

>>> Perhimpunan Dokter Umum Indonesia Jalin Kerja Sama dengan CTARSA Foundation

Pencarian dimulai pada pukul 01.21 waktu Pasifik, Kamis, setelah prajurit dilaporkan hilang.

Tim gabungan dari Angkatan Laut, Korps Marinir, Penjaga Pantai, dan Angkatan Udara melakukan pencarian selama 43 jam.

Dalam operasi tersebut, tiga kapal permukaan dan 12 pesawat dikerahkan untuk menyisir area seluas sekitar 2.400 mil persegi.

Belum jelas seberapa jauh jarak USS Anchorage dari pantai saat prajurit tersebut hilang.

USS Anchorage merupakan kapal amphibious transport dock kelas San Antonio yang rutin bertugas sebagai bagian dari Kelompok Siap Amfibi Makin Island.

>>> Update Jadwal KRL Solo Jogja Juni 2026: Libur Sekolah Makin Lancar dengan Kereta Tambahan

Sementara itu, Unit Ekspedisi Marinir ke-13 yang bermarkas di Marine Corps Base Camp Pendleton memiliki sekitar 2.200 personel.