Seorang pria yang menurut pejabat federal telah dideportasi empat kali sebelum tabrak lari pada 2025 yang menewaskan seorang bocah di Escondido, dijatuhi hukuman tiga tahun penjara negara bagian pada Kamis.

Hector Amador Balderas, 45, yang kasusnya memicu bentrokan publik antara pejabat federal dan negara bagian karena status imigrasinya, mengaku bersalah lebih awal tahun ini atas tuduhan feloni tabrak lari yang menyebabkan kematian.

in1

>>> BEI: 8 Calon Emiten Siap IPO, Mayoritas Beraset Besar

Ia menabrak Aiden Antonio Torres De Paz pada 26 November, sehari sebelum Thanksgiving, lalu melarikan diri dari tempat kejadian.

Saksi mengatakan Aiden pergi ke jalan untuk mengambil bola sepak ketika ia ditabrak sekitar pukul 17.00 di dekat persimpangan East Washington Avenue dan Hickory Street.

Ia dibawa ke Rady Children's Hospital dan meninggal keesokan paginya, kata polisi.

>>> Republik Seafood Buka Cabang di Gading Serpong, Datangkan 2 Ton Rahang Tuna dari Papua

Jaksa mengatakan Amador Balderas menyerahkan diri beberapa hari kemudian.

Pada saat penangkapannya, Departemen Keamanan Dalam Negeri AS mengklaim bahwa California menolak menghormati apa yang disebut sebagai penahanan imigrasi yang diajukan oleh Immigration and Customs Enforcement.

Asisten Sekretaris DHS Tricia McLaughlin mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa ia menyerukan Gubernur Gavin Newsom untuk 'melakukan hal yang benar dan menghormati perintah penahanan ICE.'

>>> CBP Disinyalir Menumpuk, Pengamat Sebut Dilema Distribusi Bulog

Newsom sebaliknya menyebut tuduhan DHS sebagai 'kebohongan total' dan mengatakan California menghormati surat perintah kriminal federal.