Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memberikan peringatan keras kepada kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah untuk tidak menghambat realisasi investasi.

Sanksi pemangkasan anggaran siap dijatuhkan kepada pihak yang mengabaikan keputusan Satgas Debottlenecking.

>>> Daftar Top Skor Piala Dunia 2026: Messi Puncaki Klasemen dengan 6 Gol

Purbaya menegaskan bahwa seluruh keputusan Satgas Debottlenecking wajib dijalankan oleh semua instansi terkait tanpa pengecualian.

"Saya sekarang menjabat sebagai Menteri Keuangan.

Jika ada pemerintah daerah atau kementerian yang menyimpang dari keputusan Satgas Debottlenecking, saya akan memangkas anggaran mereka," kata Purbaya dalam keterangan tertulis, Minggu (28/6/2026).

Langkah ini bukan sekadar peringatan karena Presiden Prabowo Subianto ikut mengawasi langsung proses penyelesaian persoalan investasi yang dibahas Satgas Debottlenecking.

Dengan pengawasan langsung dari kepala negara, setiap keputusan yang telah disepakati harus segera dilaksanakan oleh kementerian, lembaga, maupun pemerintah daerah terkait.

Dalam pertemuan dengan pelaku usaha, termasuk perusahaan Korea Selatan yang tergabung dalam KOCHAM Indonesia, Purbaya mengatakan pemerintah terus memperkuat koordinasi lintas kementerian dan lembaga.

>>> Link Live Streaming Final AVC Men's Cup: Indonesia vs Korea

Hal ini dilakukan agar berbagai persoalan regulasi maupun operasional dapat segera diselesaikan.

Purbaya memastikan seluruh investor memiliki kesempatan yang sama untuk melaporkan kendala melalui Satgas Debottlenecking.

"Pada dasarnya setiap pelaku usaha dapat melaporkan masalahnya kepada Satgas Debottlenecking. Mekanisme ini terbuka untuk semua pihak.

Jika masih ada hambatan dan belum dilaporkan kepada satgas, maka kesempatan penyelesaiannya belum dimanfaatkan secara optimal," ujarnya.

Pemerintah berkomitmen menindaklanjuti setiap laporan yang masuk agar tidak menghambat investasi ke Indonesia.

Untuk memastikan proses penyelesaian berjalan cepat, Satgas Debottlenecking menggelar rapat evaluasi secara rutin setiap pekan.

>>> Tiga Karyawan Percetakan Disekap di Jakpus, Dituduh Mencuri dan Ditebus Rp50 Juta

"Setiap pekan kami melakukan pembahasan dan penanganan berbagai persoalan yang dilaporkan investor. Permasalahan yang masuk akan kami selesaikan secepat mungkin," tutur Purbaya.