Volkswagen (VW) dikabarkan tengah mempertimbangkan penjualan merek motor legendaris Ducati sebagai bagian dari strategi restrukturisasi besar-besaran.

Langkah ini muncul di tengah tekanan finansial yang semakin berat akibat persaingan ketat di pasar kendaraan listrik global.

>>> Qualcomm Konfirmasi Jadwal Snapdragon Summit 2026, Chip Flagship Baru Meluncur September

Menurut laporan Rideapart, VW berencana memangkas hingga 100 ribu karyawan dan menutup sejumlah pabrik di Jerman, termasuk di Hanover, Emden, Zwickau, dan Audi Neckarsulm.

CEO Oliver Blume dan CFO Arno Antlitz disebut sebagai tokoh utama di balik strategi restrukturisasi ini.

Para penasihat keuangan mendorong VW untuk menjual aset bernilai tinggi seperti Ducati, setelah sebelumnya berhasil melepas bisnis mesin laut Everllence senilai €7,4 miliar (sekitar Rp150,77 triliun).

Spekulasi penjualan Ducati bukanlah hal baru. Pada 2017, VW sempat mengeksplorasi opsi serupa pasca skandal Dieselgate, namun akhirnya dibatalkan.

Kini, rumor kembali mencuat pada pertengahan 2026, di tengah tekanan finansial yang lebih berat akibat persaingan dengan merek EV asal Tiongkok.

Jika benar dijual, Ducati akan keluar dari grup Volkswagen yang berbasis di Jerman. Dampaknya akan terasa di Bologna, Italia, tempat Ducati bermarkas, sekaligus di pasar global motor premium.

Ducati dikenal sebagai merek dengan citra kuat di MotoGP dan WorldSBK, sehingga potensi penjualan akan menjadi peristiwa besar di industri otomotif dunia.

>>> Viral Penjual Cilok Ibu Tunggal di Lampung Berhijab Rapi Dikira Pegawai Bank

Volkswagen menghadapi biaya besar untuk pengembangan kendaraan listrik generasi baru. Penjualan aset bernilai tinggi seperti Ducati bisa membantu menambah modal segar.

Ducati sendiri adalah merek yang sangat menguntungkan, dengan permintaan tinggi dan reputasi premium.