Grab Indonesia menargetkan penambahan kendaraan listrik hingga tiga kali lipat pada akhir tahun 2026.

Target tersebut diumumkan dalam acara peluncuran Gerakan Langkah Hijau Grab untuk Indonesia, Senin (29/6).

>>> 30 Ide Logo Guild FF Keren Banget, Wajib Pakai

CEO Grab Indonesia Neneng Goenadi menyampaikan bahwa per Mei 2026 armada EV Grab telah mencapai 28.000 unit.

Jumlah itu dua kali lebih banyak dibandingkan akhir tahun 2025.

“Kami berkomitmen untuk mencapai 3 kali lipat dari 2025 pada akhir tahun 2026 nanti,” ujar Neneng dalam sambutannya.

Dengan target tersebut, total kendaraan listrik Grab di Indonesia diperkirakan mencapai 42.000 unit. Rinciannya, 14.000 mobil listrik dan 28.000 motor listrik.

“Kalau nggak salah (pembagian) mobil EV-nya 1 per 3, motornya 2 per 3 dari total kendaraan EV,” tambah Neneng.

>>> GAC Indonesia Catat Penjualan 10 Ribu Unit, Didukung 53 Diler

Penambahan armada ini akan mencakup seluruh layanan Grab, mulai dari GrabBike, GrabCar, GrabFood, hingga GrabExpress. Masyarakat juga dapat memilih layanan dengan kendaraan listrik sesuai kebutuhan.

Perluasan kendaraan listrik didorong oleh dinamika ekonomi global yang mempengaruhi harga BBM dan biaya mobilitas. Neneng menekankan pentingnya efisiensi energi di tengah tekanan tersebut.

Langkah Grab Indonesia mendapat dukungan dari Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono.

Ia mengapresiasi komitmen Grab dalam mengkonversi kendaraan roda dua dan roda empat menjadi EV.

“Tahun lalu 14.000 kendaraan listrik, Juni tahun ini 28.000, dan mudah-mudahan akhir tahun bisa tembus 42.000.

>>> Penampakan SUV Mewah China Hongqi E-HS9 di Jakarta, Siap Meluncur?

Kita dukung penuh upaya Grab Indonesia ini,” kata Agus.