Google dikabarkan tengah mengembangkan fitur baru yang memberikan kontrol lebih kepada pengguna Android terhadap backup cloud mereka.

Fitur ini pertama kali terlihat oleh Android Authority pada November 2025 dan memungkinkan pengguna memilih aplikasi mana yang akan dicadangkan atau tidak.

>>> 50 Nama Bayi Perempuan Islami 2-3 Kata yang Cantik dan Penuh Makna

Saat ini, ketika backup Android diaktifkan, Google secara otomatis menyimpan data dari aplikasi yang mendukung ke akun Google pengguna.

Pengguna tidak dapat memilih aplikasi mana yang termasuk dalam backup, meskipun fitur ini memudahkan pemulihan perangkat setelah upgrade atau reset pabrik.

Fitur yang Diharapkan

Dengan fitur baru, pengguna dapat mengecualikan aplikasi tertentu dari backup cloud.

Mereka juga bisa mencegah data aplikasi terpilih diunggah secara otomatis, mengurangi penggunaan penyimpanan backup yang tidak perlu.

>>> Cara Cek Status Penerimaan 5 Jenis Bansos PKH dan BPNT Periode Juli 2026

Selain itu, pengguna dapat memilih data aplikasi mana yang akan dipulihkan saat mengatur ulang perangkat.

Menurut laporan dari kanal Telegram AssembleDebug, fitur ini mulai muncul untuk beberapa pengguna dalam program beta Android.

Hal ini menunjukkan bahwa fitur tersebut telah melampaui fase penemuan awal dan sedang diuji secara terbatas.

Ketersediaan saat ini masih sangat terbatas, menandakan Google masih melakukan pengujian sebelum peluncuran yang lebih luas.

>>> Suporter Syok, Jerman Tersingkir oleh Paraguay Lewat Adu Penalti

Google belum mengumumkan kapan fitur ini akan tersedia untuk lebih banyak pengguna.