Mahkamah Agung AS: Data Lokasi Ponsel Dilindungi, Butuh Surat Perintah
Mahkamah Agung Amerika Serikat mengeluarkan keputusan penting yang melindungi data lokasi ponsel warga. Dalam putusan 6-3, pengadilan menyatakan bahwa pemerintah harus mendapatkan surat perintah untuk mengakses informasi tersebut.
Keputusan ini didasarkan pada kasus Chatrie v. United States, yang melibatkan Google.
>>> Polisi Gerebek Sarang Judi di Koreatown, 24 Orang Diamankan
Perusahaan teknologi itu menyerahkan data lokasi kepada aparat penegak hukum, yang kemudian mengarah pada penangkapan seorang pria yang mencuri hampir $200.000 dari sebuah credit union pada tahun 2019.
Setelah perampokan, polisi tidak memiliki petunjuk.
Mereka menggunakan geofence warrant, yaitu surat perintah pencarian terbalik yang memungkinkan akses data siapa pun di sekitar lokasi kejahatan tanpa sepengetahuan mereka.
Google harus mencari data jutaan orang untuk memberikan daftar 19 akun tanpa nama yang terkait dengan perangkat dalam radius 150 meter dari bank, dalam rentang waktu 30 menit sebelum dan sesudah perampokan.
Kemudian, mereka memberikan informasi tambahan untuk sembilan akun yang berada di area tersebut dalam periode dua jam.
>>> Firasat Kematian Oliver Tree Terungkap dalam Wawancara Terakhir
Akhirnya, polisi mendapatkan nama dan informasi tiga akun, salah satunya milik pelaku.
Putusan: Data Lokasi di Bawah Perlindungan Amandemen Keempat
Putusan hari ini menempatkan data lokasi di bawah Amandemen Keempat, yang melindungi warga dari penggeledahan dan penyitaan yang tidak wajar.
Akibatnya, penegak hukum diwajibkan mendapatkan surat perintah pengadilan untuk mengakses data lokasi seseorang.
Dalam opini mayoritas, Hakim Elena Kagan menulis, "Seseorang memiliki ekspektasi privasi yang wajar terhadap catatan lokasi ponselnya, dan polisi melanggar kepentingan konstitusional yang dilindungi ketika mereka meminta informasi tersebut—meskipun hanya untuk waktu terbatas, dan dari perusahaan teknologi pihak ketiga."
>>> Kevin Spacey: Saya Selalu Merasa Diserang Komunitas Gay
Kasus ini kini kembali ke pengadilan yang lebih rendah untuk menentukan apakah penggeledahan tersebut wajar berdasarkan Amandemen Keempat.
Update Terbaru
Perusahaan AI Mulai Kuasai Pendanaan Pemilu AS
Selasa / 30-06-2026, 07:01 WIB
Trump Perintahkan Pembangunan Komputer Kuantum Super Canggih
Selasa / 30-06-2026, 07:01 WIB
Shin Min Ah Ungkap Pandangan soal Pernikahan: Semakin Lambat, Semakin Baik
Selasa / 30-06-2026, 06:59 WIB
Daesung BIGBANG Bantah Rumor Pacaran dengan Hur Youngji KARA
Selasa / 30-06-2026, 06:59 WIB
Detail Karakter Cyberpunk: Edgerunners Season 2 Konfirmasi Misi Balas Dendam
Selasa / 30-06-2026, 06:59 WIB
Detail Karakter Cyberpunk: Edgerunners Season 2 Konfirmasi Misi Balas Dendam
Selasa / 30-06-2026, 06:57 WIB
Metroidvania SHADE Protocol Raup Dana 6 Kali Lipat Target Kickstarter dalam Sehari
Selasa / 30-06-2026, 06:56 WIB
Metroidvania SHADE Protocol Raup Dana 6 Kali Lipat Target Kickstarter dalam Sehari
Selasa / 30-06-2026, 06:56 WIB
Jadwal Rilis Anime dan Game 26-29 Juni 2026: Ada Witch Hat Atelier Season 2
Selasa / 30-06-2026, 06:56 WIB
Jadwal Acara Anime 26-29 Juni 2026: Review Iruma-kun Season 4 Episode 13
Selasa / 30-06-2026, 06:56 WIB
Rekomendasi Motor Listrik Termurah dan Termahal 2026: Harga Subsidi Lengkap
Selasa / 30-06-2026, 06:56 WIB
Sinergi Pemerintah dan Swasta Menguat, Lahan Hibah 30 Hektare Disiapkan untuk Program 3 Juta Rumah
Selasa / 30-06-2026, 06:56 WIB
Apolo Ohno Gugat Mantan Pacar karena Tolak Kembalikan Koleksi Olimpiade
Selasa / 30-06-2026, 06:54 WIB
Purbaya Ogah Pajaki Hibah Lahan Lippo buat Rusun Subsidi
Selasa / 30-06-2026, 06:54 WIB






