Anak Elang Botak di Big Bear Valley Terbang Secara Tidak Sengaja
Seekor anak elang botak bernama Sandy secara tidak sengaja terbang dari sarangnya di Big Bear Valley pada Minggu pagi.
Insiden terjadi setelah ia kehilangan keseimbangan saat berinteraksi dengan saudaranya.
>>> 150 Nama FF Jalan Seram yang Super Mengerikan untuk Intimidasi Musuh
Peristiwa itu terjadi sesaat sebelum pukul 11.30 waktu setempat. Momen tersebut terekam langsung oleh kamera sarang yang dikelola oleh organisasi nirlaba Friends of Big Bear Valley.
Menurut laporan organisasi tersebut, Sandy dan saudaranya, Luna, yang keduanya menetas pada April, berada di depan sarang.
Luna mencoba melompati Sandy untuk kembali ke sarang, menyebabkan Sandy jatuh ke dahan di bawah sebelum akhirnya terbang ke lokasi lain.
Operator kamera kemudian melihat Sandy terbang ke tempat berbeda.
Perwakilan Friends of Big Bear Valley memberikan pembaruan tentang kondisi elang muda itu setelah kepergiannya yang tak terduga.
"Terlihat bagus dalam penerbangannya," kata Friends of Big Bear Valley. Organisasi itu juga mencatat bahwa anak elang tersebut "kemungkinan beristirahat dari petualangan tak terduganya."
Operator kamera saat ini sedang mencari Sandy.
>>> Samsung Dikabarkan Siapkan Ponsel Layar Gulung untuk 2028
Sementara pencarian berlangsung, organisasi menyatakan bahwa induk elang, Jackie dan Shadow, akan terus mengawasi Sandy untuk memastikan ia tetap diberi makan.
Menurut Friends of Big Bear Valley, anak elang di wilayah Big Bear secara historis mengembangkan bulu dan otot sayap yang diperlukan untuk terbang pada usia sekitar 13 minggu.
Namun, organisasi mencatat bahwa setiap anak elang dapat terbang kapan pun mereka benar-benar siap.
Insiden ini bertepatan dengan petisi online yang mendesak pembatalan pertunjukan kembang api 4 Juli di Big Bear untuk melindungi keluarga elang.
Meskipun Friends of Big Bear Valley tidak mensponsori petisi tersebut, kelompok itu menyatakan kekhawatiran bahwa suara keras dapat menakuti Jackie dan Shadow, sehingga anak elang tidak terlindungi.
Otoritas setempat menyatakan bahwa pertunjukan kembang api tradisional akan tetap berlangsung.
>>> Gelombang Panas Ekstrem di Eropa, WHO Catat 1.300 Kematian
Pejabat Big Bear mencatat acara tersebut telah berjalan sekitar 60 tahun dan berlangsung dua mil dari sarang, dengan lebih dari 125.000 pengunjung diperkirakan hadir selama akhir pekan liburan.
Update Terbaru
Vivo X Fold6 vs Samsung Galaxy Z Fold 7: Mana yang Lebih Worth It?
Senin / 29-06-2026, 15:14 WIB
Firdaus Oiwobo Sebut Dirinya Sultan, Harta Hotman Tak Ada Apa-Apanya
Senin / 29-06-2026, 15:13 WIB
Xiaomi Luncurkan Kamera Tenaga Surya dengan Dukungan 4G
Senin / 29-06-2026, 15:13 WIB
Lenovo Peringatkan Harga Memori Tinggi Bisa Jadi 'Normal Baru'
Senin / 29-06-2026, 15:13 WIB
POCO M7 Pro 5G Masih Dibanderol Rp2,999 Juta pada Juni 2026, Simak Spesifikasi dan Kekurangannya
Senin / 29-06-2026, 15:11 WIB
Modus Deposito Fiktif di BCA Kepanjen Diduga Rugikan Nasabah hingga Rp987 Juta
Senin / 29-06-2026, 15:10 WIB
Pelatih Perbakin Surabaya Tersangka Cabul, Modus Hukuman Gelitik
Senin / 29-06-2026, 15:08 WIB
Istri dan Dua Anak Pemain Argentina Tewas Akibat Gempa Venezuela
Senin / 29-06-2026, 15:08 WIB
Promotor Bantah Jual Tiket BTS Jakarta ke Artis Lewat Orang Dalam
Senin / 29-06-2026, 15:07 WIB
9 Ciri Suami Sayang Istri, Bukan Sekadar Manis di Mulut
Senin / 29-06-2026, 15:07 WIB
4 Tablet Murah dengan Palm Rejection untuk Menggambar dan Mencatat
Senin / 29-06-2026, 15:07 WIB
Riset: Lebih dari Separuh Korban Pelecehan Digital di Asia Pasifik Alami Trauma
Senin / 29-06-2026, 15:07 WIB
Sepatu Versatile: 5 Ciri dan Alasan Banyak Orang Memilihnya
Senin / 29-06-2026, 15:07 WIB
3 Rekomendasi Sunscreen Wardah di Indomaret yang Cocok Dipakai Setiap Hari
Senin / 29-06-2026, 15:03 WIB






