Firdaus Oiwobo Sebut Dirinya Sultan, Harta Hotman Tak Ada Apa-Apanya
Pengacara Firdaus Oiwobo menuding Hotman Paris Hutapea melakukan konspirasi hukum untuk terus menyudutkan Razman Arief Nasution.
Firdaus menanggapi kritik Hotman terkait keberadaan Razman di ruang Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Cipinang. Menurutnya, itu adalah kebijakan pihak lapas berdasarkan pertimbangan tertentu, termasuk kondisi kesehatan.
>>> Xiaomi Luncurkan Kamera Tenaga Surya dengan Dukungan 4G
"Hotman berkoar-koar menyalahkan Kalapas Cipinang karena Bang Razman katanya ada di ruangan. Ada mata-mata dia mungkin.
Itu kan kebijakan Kalapas, mungkin Bang Razman karena sakit," kata Firdaus.
Ia menjelaskan, KUHP menyatakan ancaman hukuman di bawah lima tahun atau vonis di bawah dua tahun seharusnya menggunakan hukum percobaan atau denda.
"Banyak yang tidak tahu konstruksi hukumnya," ujarnya.
Firdaus menuding adanya "konspirasi busuk" di balik pembekuan status profesinya. Menurutnya, pembekuan itu terjadi karena ia menjadi kuasa hukum Razman.
Ia mengklaim Hotman beberapa kali gagal membawa Razman ke proses hukum yang berujung hukuman penjara, mulai dari penyelidikan di Mabes Polri hingga persidangan.
Pembekuan status advokat dinilai sebagai upaya melemahkan pembelaan terhadap Razman.
"Karena ada momok saya yang membela Razman Arief Nasution, akhirnya saya dipaksakan untuk dibekukan. Nah, ini kan konspirasi busuk dalam negara ini untuk penerapan hukum," ujar Firdaus.
Firdaus menilai sanksi pembekuan tidak sesuai dengan Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2003 tentang Advokat. Ia mengatakan tidak ada ketentuan pembekuan profesi tanpa melalui sidang etik.
"Tidak diperbolehkan seorang dipecat tanpa ada proses sidang etik.
Orang yang dipecat permanen itu misalnya di dalam organisasi apabila dia telah melanggar hukum di atas 5 tahun.
>>> Lenovo Peringatkan Harga Memori Tinggi Bisa Jadi 'Normal Baru'
Update Terbaru
Prediksi Jerman vs Paraguay di Piala Dunia 2026: Die Mannschaft Diunggulkan
Senin / 29-06-2026, 16:23 WIB
Pegadaian Borong Tiga Emas di Contact Center World Asia Pacific 2026
Senin / 29-06-2026, 16:23 WIB
Kate Middleton Taklukkan Tiga Gunung dalam Perjuangan Melawan Kanker
Senin / 29-06-2026, 16:21 WIB
Rekaman Bodycam Taylor Parker di Rumah Sakit Usai Bunuh Teman
Senin / 29-06-2026, 16:21 WIB
Istana Umumkan Logo Resmi HUT ke-81 RI, Karya Fajar Novario
Senin / 29-06-2026, 16:21 WIB
Panas Ekstrem, Kamar Mayat di Prancis Kewalahan Tampung Jenazah
Senin / 29-06-2026, 16:21 WIB
Kebakaran Polsek Biau Buol, Asrama hingga Rumah Dinas Hangus
Senin / 29-06-2026, 16:21 WIB
Purbaya Belum Terima Surat Buruh Minta Hapuskan Pajak JHT
Senin / 29-06-2026, 16:21 WIB
Ancelotti Waspadai Kejutan Jepang, Anggap 32 Besar Piala Dunia 2026 Bak Final
Senin / 29-06-2026, 16:18 WIB
Polisi Baku Tembak dengan Pencuri Baterai BTS di Lampung, Satu Tewas
Senin / 29-06-2026, 16:18 WIB
Tito Instruksikan Kepala Daerah Perkuat Mitigasi Hadapi Dampak El Nino
Senin / 29-06-2026, 16:18 WIB
Isu Diaspora dan Loyalitas Warnai Duel Maroko vs Belanda di 32 Besar Piala Dunia 2026
Senin / 29-06-2026, 16:14 WIB
Rupiah Ditutup Perkasa ke Rp17.851 per Dolar AS Sore Ini
Senin / 29-06-2026, 16:14 WIB
Daftar Harga Tiket Konser Guns N' Roses di Jakarta, Termurah Rp1,05 Juta Saat Presale
Senin / 29-06-2026, 16:14 WIB






