Seabad Panas Bumi Indonesia, PGE Kamojang Terus Buktikan Peran sebagai Andalan Energi Bersih
Keandalan operasi PLTP Kamojang juga berkontribusi terhadap agenda transisi energi nasional.
Fasilitas ini mampu menekan emisi karbon hingga sekitar 1,22 juta ton CO₂ per tahun serta mendukung target Net Zero Emission (NZE) Indonesia pada 2060.
Selain energi bersih, keberadaan panas bumi di Kamojang memberikan dampak ekonomi dan sosial bagi masyarakat sekitar.
Pelaksana Tugas (Pjs.
>>> Cara Cepat Menambah Saldo Dana Lewat 5 Aplikasi Nonton Drakor Paling Terpercaya 2026
) General Manager PGE Area Kamojang, Manda Wijaya Kusuma, menegaskan bahwa pengembangan panas bumi harus berjalan beriringan dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
"Capaian ini menjadi semangat bagi PGE untuk terus mengelola aset panas bumi secara optimal.
Keandalan tersebut tidak terlepas dari pengelolaan aspek operasi, keselamatan, keandalan aset, serta integritas dalam menjalankan seluruh proses bisnis.
Hal ini menunjukkan bahwa panas bumi dapat terus menjadi sumber energi bersih yang memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat dan Indonesia," tutur Manda.
Menatap Abad Kedua Pengembangan Panas Bumi
Memasuki abad kedua perjalanan panas bumi Indonesia, PGE terus melakukan transformasi untuk menjaga keberlanjutan pengelolaan aset Kamojang.
Sebagai pembangkit panas bumi tertua yang beroperasi secara komersial sejak 1983, berbagai inovasi terus dikembangkan guna meningkatkan efisiensi dan mengoptimalkan potensi sumber daya.
Salah satu inovasi tersebut adalah pemanfaatan uap bertekanan rendah (low-pressure steam) yang ditargetkan mampu menambah kapasitas pembangkit sebesar 5 MW pada 2028.
Proyek ini dilakukan tanpa pembukaan lahan maupun pengeboran sumur baru sehingga lebih efisien dan ramah lingkungan.
Optimalisasi aset Kamojang menjadi bagian dari strategi jangka panjang PGE dalam memperkuat pengembangan panas bumi di berbagai wilayah operasi.
Update Terbaru
Penguntit Gila Gunakan AI untuk Edit Foto Bayi Imajiner ke Gambar Korban
Senin / 29-06-2026, 14:29 WIB
Remaja Berulah di Waymo: Nongkrong di Jendela Robotaxi
Senin / 29-06-2026, 14:29 WIB
RUPST BEI Setujui Seluruh Agenda, Jeffrey Hendrik Pimpin Bursa hingga 2030
Senin / 29-06-2026, 14:28 WIB
Toyota Hilux EV Resmi Dijual di Indonesia, Harga Rp1 Miliar
Senin / 29-06-2026, 14:28 WIB
5 Cara Mengontrol Ledakan Emosi Anak dengan ADHD agar Lebih Tenang
Senin / 29-06-2026, 14:28 WIB
Bulog Pastikan Penyerapan Gabah Petani Berlangsung Sepanjang Tahun
Senin / 29-06-2026, 14:28 WIB
PDIP: Jokowi Harus Naik Kelas, Bukan Main Level Lokal di Lampung
Senin / 29-06-2026, 14:28 WIB
Captain Tsubasa vs Santana: Duel Legendaris Terwujud di Piala Dunia 2026
Senin / 29-06-2026, 14:23 WIB
Timnas Voli Indonesia Raih Bonus Rp900 Juta usai Juara AVC Men's Cup
Senin / 29-06-2026, 14:23 WIB
Said Iqbal Minta Pajak JHT Dihapus, Begini Besarannya
Senin / 29-06-2026, 14:23 WIB
APEC Dorong Pariwisata Terkoneksi dan Inovatif di Makau
Senin / 29-06-2026, 14:22 WIB
Cara Mudah Cek Jadwal Pencairan Bansos PKH dan BPNT Tahap 3 Tahun 2026
Senin / 29-06-2026, 14:22 WIB
Cara Hasilkan Rp175.000 dari Game Puzzle di Aplikasi Penghasil Uang 2026
Senin / 29-06-2026, 14:21 WIB
Pesawat China dan Rusia Mondar-mandir di Atas Laut Jepang, Tokyo Murka
Senin / 29-06-2026, 14:21 WIB






