Ladang Surya di Minnesota Buktikan Panel Surya Bisa Pulihkan Habitat Serangga
Ladang surya biasanya dinilai dari listrik yang dihasilkan.
Namun di Minnesota, dua ladang surya di lahan pertanian pensiun menunjukkan cerita lain di bawah panel, di mana tanaman asli dan serangga kembali dalam jumlah mengejutkan.
>>> Korban Dugaan Taufik Hidayat di Bandung Bertambah, Pengakuan Baru Muncul dari Korban Lain
Temuan ini penting karena salah satu kekhawatiran terbesar tentang tenaga surya skala besar adalah penggunaan lahan.
Jika energi bersih membutuhkan jutaan hektar, apakah itu berarti lebih banyak lahan kosong berpagar dengan sedikit ruang bagi satwa liar?
Sebuah studi lima tahun menunjukkan jawabannya bisa lebih optimistis, tetapi hanya jika pengembang surya memperlakukan tanah sebagai habitat, bukan ruang sisa.
Padang Rumput Tersembunyi
Peneliti dari Argonne National Laboratory dan National Renewable Energy Laboratory mempelajari dua ladang surya di Minnesota selatan yang dioperasikan oleh Enel Green Power North America.
Keduanya dibangun di lahan pertanian pensiun.
Alih-alih menutupi tanah dengan kerikil atau memotongnya pendek seperti lapangan golf, lokasi tersebut ditanami rumput asli dan tanaman berbunga pada awal 2018.
Panel ditinggikan cukup untuk memberi ruang vegetasi tumbuh di sekitar dan di bawah barisan.
Secara praktis, ladang surya itu menjadi pembangkit listrik yang berfungsi dengan padang rumput kecil di dalamnya.
Jumlah Serangga Melonjak
Dari Agustus 2018 hingga Agustus 2022, peneliti melakukan 358 survei observasional terhadap vegetasi berbunga dan komunitas serangga. Setiap kunjungan membantu mereka melacak apakah habitat baru benar-benar terbentuk.
Pada akhir kampanye lapangan, total kelimpahan serangga meningkat tiga kali lipat.
Lebah asli menunjukkan perubahan yang lebih tajam, meningkat 20 kali lipat, sementara kumbang, lalat, dan ngengat termasuk kelompok serangga yang paling sering diamati.
Update Terbaru
Pemprov Sultra Bakal Lelang Kendaraan Dinas, Ini Jadwal dan Cara Ikut
Minggu / 21-06-2026, 15:16 WIB
Ekonom CELIOS: Efisiensi Anggaran Tebang Pilih, Dana Transfer Dipangkas Bikin Daerah Mandul
Minggu / 21-06-2026, 15:16 WIB
PT Esa Medika Mandiri Siap IPO, Target Dana Rp269 Miliar untuk Ekspansi
Minggu / 21-06-2026, 15:16 WIB
Samsung Resmi Rilis One UI 8.5, Ini Daftar Galaxy S, A, Z Fold, dan Tab yang Kebagian Pembaruan
Minggu / 21-06-2026, 15:12 WIB
3 Rekomendasi Sepatu Lari Brodo untuk Pemula hingga Profesional
Minggu / 21-06-2026, 15:12 WIB
Dokter Spesialis Kulit Sarankan Cuci Bra Rutin demi Jaga Kesehatan Kulit
Minggu / 21-06-2026, 15:12 WIB
6 Negara Ini Pernah Jadi Bagian Indonesia, Begini Nasibnya Kini
Minggu / 21-06-2026, 15:11 WIB
Spanyol Diyakini Lolos Fase Grup Piala Dunia 2026 Meski Start Kurang Mulus
Minggu / 21-06-2026, 15:11 WIB
Refal Hady dan Aisyah Aqilah Kembali Jadi Sorotan, Isu Kedekatan Makin Ramai Dibahas
Minggu / 21-06-2026, 15:09 WIB
Dekranasda Jakut Beri Diskon hingga 80 Persen di Festival Jakarta Great Sale
Minggu / 21-06-2026, 15:09 WIB
Baznas RI Kaji Penguatan Asnaf Riqab untuk Respons Tantangan Sosial Modern
Minggu / 21-06-2026, 15:08 WIB
Rockstar Games Buka Pre-Order GTA 6 Mulai 25 Juni 2026
Minggu / 21-06-2026, 15:08 WIB
Daihatsu Gelar Kumpul Sahabat 2026 di Alun-Alun Depok
Minggu / 21-06-2026, 15:08 WIB
Penerimaan Pajak Neto Tembus Rp940,31 Triliun per Pertengahan Juni 2026
Minggu / 21-06-2026, 15:08 WIB






