PT Nusantara Quantum Intelligence (PT NQI) resmi menjalin perjanjian usaha patungan dengan perusahaan energi hijau asal China, Hosen-X Shenzhen.

Kesepakatan bernilai multi-juta dolar AS ini ditandatangani di markas Hosen-X di Shenzhen, China, oleh jajaran petinggi kedua perusahaan.

in1

>>> 8 Gejala Penyakit Ginjal pada Anak yang Perlu Diwaspadai Orang Tua

CEO dan Pendiri PT NQI, Walter Kaminski, bersama Chairman Harlan dan Presiden Perusahaan Dr. Sam Lee hadir dalam penandatanganan tersebut.

Melalui kemitraan ini, PT NQI ditetapkan sebagai distributor tunggal eksklusif untuk seluruh produk dan ekosistem teknologi Hosen-X di Indonesia.

Kolaborasi ini fokus pada konvergensi kecerdasan buatan (AI) dan teknologi fotonika untuk menghasilkan efisiensi daya maksimal.

Langkah ini dirancang untuk mempercepat kemandirian energi bersih di Indonesia melalui lokalisasi rantai produksi dari hulu ke hilir.

Dua Fasilitas Manufaktur Raksasa

Kerja sama ini mencakup pembangunan dua pabrik besar di Indonesia dalam waktu dekat.

Proyek pertama adalah Pabrik Manufaktur Baterai Skala Besar yang menerapkan standar produksi pintar Hosen-X untuk memenuhi pasar domestik dan ekspor.

>>> Menekraf Dorong Kekayaan Intelektual Jadi Motor Ekonomi Kreatif

Fasilitas ini akan memproduksi sel baterai berkinerja tinggi serta menyediakan lini perakitan paket baterai utuh.

Proyek kedua berupa Pabrik Wafer Panel Surya yang memproses komponen wafer surya untuk memasok industri fotovoltaik regional dan menekan biaya produksi.

Hosen-X juga menghadirkan Energy Storage System berbasis pendingin cair dan platform Virtual Power Plant cerdas berbasis awan untuk sektor komersial dan industri.

Ekosistem ini didukung platform AI Big Data yang mengawasi kabinet penukaran baterai dengan fitur pemadam kebakaran otomatis selama 24 jam.

Perwakilan Manajemen PT NQI menyatakan bahwa kerja sama ini bukan sekadar impor atau perdagangan biasa, melainkan transfer teknologi tinggi secara menyeluruh.

Langkah ini diharapkan membuka era baru mobilitas bersih dan mengurangi kecemasan jarak tempuh (range anxiety) bagi masyarakat.

>>> Energi Bersih RI Mulai Bergerak Lebih Cepat, Target 2026 Tercapai Lebih Awal

Realisasi fisik proyek joint venture ini ditargetkan segera memasuki tahap peletakan batu pertama untuk mempercepat adopsi kendaraan listrik di dalam negeri.