Sebuah kedai kopi di New York City kini menghadapi penyelidikan federal setelah stafnya melarang seorang politisi pro-Israel masuk ke tempat mereka.

Departemen Kehakiman AS melalui Divisi Hak Sipil membuka investigasi terhadap Poetica Coffee yang berlokasi di Park Slope, Brooklyn.

in1

>>> Piala Dunia 2026 Banjir Gol, Teknologi Bola Disebut Secepat Meriam

Insiden bermula ketika Anggota Kongres Dan Goldman membeli minuman di kedai tersebut akhir pekan lalu. Staf Poetica Coffee kemudian mengembalikan uangnya dan melarangnya kembali melalui unggahan Facebook.

Dalam pernyataan di media sosial, kedai itu menyebut Goldman sebagai rasis, fasis, homofob, dan pendukung genosida.

Mereka juga menulis, "Apakah kamu masih sulit membedakan rasa kopi ini dengan jus genosida?"

Ironisnya, situs web Poetica Coffee menyatakan bahwa "siapa pun yang masuk melalui pintu diperlakukan dengan martabat tanpa syarat."

>>> Netanyahu Cemas Trump Gerus Kebebasan Agresi Israel di Lebanon

Divisi Hak Sipil DOJ memberikan peringatan keras melalui akun X mereka.

Mereka menegaskan bahwa hukum federal melarang tempat umum seperti kedai kopi mendiskriminasi pelanggan berdasarkan ras, agama, atau asal negara.

"Tindakan ini tidak hanya tercela, tetapi juga berpotensi ilegal. Divisi Hak Sipil telah membuka investigasi dan akan mengambil tindakan penegakan hukum jika diperlukan," tulis DOJ.

>>> Will Arnett Marah pada Jason Bateman karena Pertanyaan Soal Buang Air Besar di Depan Amy Poehler

Hingga saat ini, Poetica Coffee masih mempertahankan unggahan mereka di Facebook, menandakan mereka tidak berniat mundur.