PM Italia Geram soal Bualan Trump: Urus Saja Popularitas Anda Sendiri
Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni meminta Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk fokus pada popularitasnya sendiri.
Hal ini disampaikan Meloni setelah Trump menuduhnya berupaya meningkatkan dukungan politik dengan memperkuat hubungan Italia dengan AS.
>>> Kejari Terima 714 Barang Bukti Kasus Roy Suryo-Tifa soal Ijazah Jokowi
Ketegangan antara Meloni dan Trump meningkat setelah Trump mengklaim bahwa Meloni "memohon" untuk berfoto bersamanya di sela-sela KTT G7 di Prancis pekan lalu.
Meloni membantah klaim tersebut dan menuduh Trump berbohong.
Trump kembali mengulang klaim itu pada Sabtu melalui platform Truth Social.
Dalam unggahannya, ia salah menulis nama Meloni menjadi "Gigiorgia" dan mengatakan bahwa pemimpin Italia itu "ingin berteman lagi demi meningkatkan angka popularitasnya".
Menanggapi hal itu, Meloni menulis di Instagram dalam bahasa Inggris. "Presiden Trump, serangan-serangan yang terus-menerus dan tanpa alasan ini tidak masuk akal," tulisnya.
"Popularitas saya bukan urusan Anda. Saya sarankan Anda fokus pada popularitas Anda sendiri," lanjut Meloni seperti dikutip Reuters.
>>> Muktamar NU ke-35 Digelar 1-5 Agustus 2026, Lokasi Masih Dibahas
Perdana menteri perempuan pertama Italia itu juga menyindir bahwa "menjadi temannya jelas tidak membantu" meningkatkan popularitasnya.
Dukungan publik terhadap kepemimpinan Meloni yang menjabat sejak 2022 meningkat sekitar 35 persen setelah sempat menurun sepanjang 2025.
Partainya, Brothers of Italy, memimpin survei dengan dukungan sekitar 28 persen, sementara oposisi utama, Democratic Party, berada di kisaran 22 persen.
Sementara itu, Trump yang dilantik pada Januari 2025 mengalami kenaikan tingkat persetujuan publik sebesar satu poin persentase menjadi 36 persen.
Namun, menurut survei Reuters/Ipsos, angka tersebut masih mendekati level terendah sepanjang karier politiknya.
Trump juga mengkritik Italia karena tidak mengizinkan penggunaan pangkalan militer AS di sana selama perang melawan Iran yang dilancarkan AS dan Israel sejak akhir Februari.
>>> Travis Kelce dan Jason Kelce Nonton Dave Chappelle, Suasana Pesta Bujang
Menanggapi hal itu, Meloni menegaskan bahwa penggunaan pangkalan militer AS di Italia diatur oleh perjanjian yang selalu dihormati pemerintah Italia.
Update Terbaru
Bahlil Ungkap Tiga Penyebab Mati Lampu Bergilir di Jawa
Senin / 22-06-2026, 20:57 WIB
Austria Hadapi Tugas Mustahil, Rangnick Sebut Argentina Tanpa Kelemahan
Senin / 22-06-2026, 20:57 WIB
Olivia Rodrigo Raih Puncak Tangga Album untuk Ketiga Kalinya
Senin / 22-06-2026, 20:57 WIB
TNI AD Sebut Danrem Brigjen Yuniar Beli 4 Tiket Jogja Maraton
Senin / 22-06-2026, 20:56 WIB
7 Cara Membangun Kebiasaan Baru agar Tidak Berhenti di Tengah Jalan
Senin / 22-06-2026, 20:56 WIB
Profil Keir Starmer, PM Inggris Ketujuh yang Mundur dalam 10 Tahun
Senin / 22-06-2026, 20:56 WIB
Dokter Tifa Bersyukur Tak Ditahan Kejari Jaksel dalam Kasus Ijazah Jokowi
Senin / 22-06-2026, 20:56 WIB
Skenario Prancis dan Norwegia Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026
Senin / 22-06-2026, 20:56 WIB
Daihatsu: Penjualan Mobil Menengah-Atas Tumbuh, LCGC Menurun
Senin / 22-06-2026, 20:56 WIB
Ilmuwan Ungkap Alasan Kukang Bergerak Sangat Lambat
Senin / 22-06-2026, 20:52 WIB
Prabowo Buka Opsi Robohkan Hotel Sultan dan Jadikan Ikon Baru RI
Senin / 22-06-2026, 20:52 WIB
Honda Team Asia Pamer Veda Ega Juggling Bola, Lamine Pratama Vibes
Senin / 22-06-2026, 20:52 WIB
EastFood Indonesia Expo 2026 Hadirkan Peserta Mancanegara, Perluas Jaringan Bisnis
Senin / 22-06-2026, 20:49 WIB
Fusion Italia-Nusantara di Surabaya, Hanya di Kafe Bromo
Senin / 22-06-2026, 20:49 WIB






