Presiden Iran: Kami Punya Hak Bela Diri Usai Diancam Trump
Presiden Iran Masoud Pezeshkian menyatakan bahwa Iran memiliki hak untuk mempertahankan diri. Pernyataan ini disampaikan setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengancam akan menyerang negara tersebut.
Pezeshkian menyampaikan hal tersebut dalam rapat kabinet pada Minggu (21/6). Hari yang sama, Iran dan AS menggelar negosiasi di Swiss.
>>> Rupiah Lunglai ke Rp17.843 per Dolar AS pada Senin Sore
"Saat Iran bisa mengamankan hak-haknya melalui dialog dan diplomasi, negara itu seharusnya tidak terus berperang," kata Pezeshkian seperti dilaporkan IRNA.
Ia juga menekankan persatuan dan solidaritas nasional sebagai pencapaian terbesar Iran setelah perang dengan AS dan Israel.
Proses negosiasi telah disampaikan kepada pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Mojtaba Khamenei. Anggota Dewan Keamanan Nasional Tertinggi juga telah memberikan pandangan mereka.
"Perkembangan besar dan luar biasa yang kita saksikan hari ini adalah hasil dari koordinasi dan solidaritas yang belum pernah terjadi sebelumnya di antara semua sektor," ungkap Pezeshkian.
>>> Mendagri dan Gubernur Se-Papua Komitmen Dukung Sensus Ekonomi 2026
Negosiasi di Swiss merupakan tindak lanjut dari nota kesepahaman (MoU) yang ditandatangani kedua negara.
MoU mencakup penghentian pertempuran di semua front, pembukaan Selat Hormuz, pencabutan sanksi, dan masa depan nuklir Iran.
Di tengah negosiasi, Trump mengancam akan membombardir Iran. Ia meminta Teheran menghentikan dukungan kepada Hizbullah.
>>> Daftar Harga Tiket Aston Villa vs Indonesia All Stars di GBK
"Jika mereka tak melakukannya, kami akan menyerang Iran dengan lebih keras lagi, seperti yang kami lakukan minggu lalu," ucap Trump di Truth Social.
Update Terbaru
TECNO CAMON 50 Pro 5G vs CAMON 50, Mana yang Lebih Tepat untuk Kebutuhan Harian?
Senin / 22-06-2026, 18:25 WIB
Revisi Aturan Outsourcing, Wamenaker Jamin Tak Ganggu Iklim Investasi
Senin / 22-06-2026, 18:22 WIB
Pub di Boston Kewalahan Layani Fans Skotlandia, Siapkan Lemari Bir Tambahan Sambut Pendukung Inggris
Senin / 22-06-2026, 18:22 WIB
Panduan Makan Seimbang untuk Turunkan Berat Badan Tanpa Kehilangan Kenikmatan
Senin / 22-06-2026, 18:22 WIB
Renault Beri Megane EV Wajah Lebih Garang dan Akselerasi Lebih Lambat
Senin / 22-06-2026, 18:22 WIB
Siapa Victoria Starmer? Istri PM Inggris yang Muncul di Pidato Pengunduran Diri
Senin / 22-06-2026, 18:21 WIB
Hak Pekerja Saat Gelombang Panas: Apa yang Perlu Anda Ketahui
Senin / 22-06-2026, 18:21 WIB
Jadwal Sinetron Berubah Akibat Piala Dunia, Emmerdale dan Coronation Street Terdampak
Senin / 22-06-2026, 18:21 WIB
5 Profil Pemain See You at Work Tomorrow, Drama Korea Baru yang Dibintangi Seo In Guk dan Park Ji Hyun
Senin / 22-06-2026, 18:21 WIB
Kondisi Bocah 3 Tahun yang Dilempar ke Kolam Buaya Membaik
Senin / 22-06-2026, 18:21 WIB
Bank Indonesia Targetkan 200 Pesantren Miliki Usaha Air Minum Kemasan
Senin / 22-06-2026, 18:21 WIB
Bukayo Saka Kembali Ikuti Latihan Penuh Timnas Inggris
Senin / 22-06-2026, 18:21 WIB
Aktor Breaking Bad Giancarlo Esposito Dikabarkan Mualaf saat Syuting di Arab Saudi, Benarkah?
Senin / 22-06-2026, 18:18 WIB
Keponakan Trump Sebut Kesehatannya Memburuk Drastis
Senin / 22-06-2026, 18:17 WIB






