Rupiah Lunglai ke Rp17.843 per Dolar AS pada Senin Sore
Nilai tukar rupiah melemah 39 poin atau 0,22 persen ke level Rp17.843 per dolar AS pada perdagangan Senin (22/6) sore.
Pelemahan rupiah sejalan dengan mayoritas mata uang Asia yang juga tertekan terhadap dolar AS.
>>> Mendagri dan Gubernur Se-Papua Komitmen Dukung Sensus Ekonomi 2026
Yuan China turun 0,14 persen, peso Filipina melemah 0,57 persen, dan ringgit Malaysia terdepresiasi 0,36 persen.
Dolar Singapura melemah 0,19 persen, yen Jepang turun 0,27 persen, won Korea Selatan terkoreksi 0,62 persen, dan dolar Hong Kong melemah 0,04 persen.
Nasib serupa dialami mata uang negara maju.
Euro Eropa turun 0,24 persen, poundsterling Inggris melemah 0,36 persen, dolar Australia terkoreksi 0,23 persen, dolar Kanada turun 0,18 persen, dan franc Swiss terdepresiasi 0,24 persen terhadap dolar AS.
Sentimen Pasar dan Proyeksi
Analis mata uang Ibrahim Assuaibi mengatakan sentimen pasar masih dipengaruhi perkembangan hubungan AS dan Iran, meski pembicaraan kedua negara menunjukkan kemajuan.
>>> Daftar Harga Tiket Aston Villa vs Indonesia All Stars di GBK
"Sentimen pasar terguncang setelah Presiden AS Donald Trump memperingatkan Iran mengenai potensi aksi militer tambahan.
Namun, pembicaraan AS-Iran di Swiss menghasilkan kemajuan yang cukup baik dan meredakan kekhawatiran gangguan pasokan minyak global," ujar Ibrahim dalam keterangan tertulis.
Ia menjelaskan pelaku pasar mulai mengalihkan perhatian pada data ekonomi AS yang akan dirilis pekan ini, termasuk revisi PDB kuartal I 2026 dan indeks Core PCE yang menjadi acuan inflasi The Fed.
Dari dalam negeri, pasar mencermati potensi kenaikan inflasi akibat penyesuaian harga BBM nonsubsidi serta risiko cuaca ekstrem yang dapat memengaruhi harga pangan.
Bank Indonesia meyakini inflasi tetap terkendali dalam sasaran 2,5 persen plus minus 1 persen melalui berbagai langkah, termasuk Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP).
>>> 6 Negara dengan Syarat Kewarganegaraan Paling Mudah
Ibrahim memperkirakan rupiah bergerak fluktuatif namun masih berpotensi melemah pada perdagangan Selasa (23/6) dalam rentang Rp17.840 hingga Rp17.890 per dolar AS.
Update Terbaru
Angela Lee Buktikan Ibu Bisa Jadi Juara Dunia Seni Bela Diri
Senin / 22-06-2026, 18:42 WIB
16 Wanita Buktikan Perubahan Kecil pada Penampilan Bisa Beri Hasil Luar Biasa
Senin / 22-06-2026, 18:42 WIB
20 Wanita Kecewa Berat Usai ke Salon Kecantikan
Senin / 22-06-2026, 18:42 WIB
20 Tradisi Jadul yang Akan Dianggap Aneh di Zaman Sekarang
Senin / 22-06-2026, 18:42 WIB
Lee Jae Yoon Perankan Jon Kim di The Season, Ini Profil dan Akun Instagramnya
Senin / 22-06-2026, 18:39 WIB
Cara Menentukan Tipe Warna dan Memanfaatkannya dalam Penampilan Sehari-hari
Senin / 22-06-2026, 18:38 WIB
Sinopsis See You at Work Tomorrow, Drakor Terbaru Seo In Guk Bikin Salting
Senin / 22-06-2026, 18:37 WIB
Reaksi Pacar Lamine Yamal usai Sang Bintang Cetak Gol Perdana di Piala Dunia
Senin / 22-06-2026, 18:37 WIB
Infinix Note 60 atau Note 60 Pro, Pilih Sesuai Kebutuhan dan Anggaran
Senin / 22-06-2026, 18:31 WIB
Arena Judi Sabung Ayam Dekat Masjid dan Rumah Tahfiz Digerebek, Ternyata Milik Pengacara
Senin / 22-06-2026, 18:27 WIB
Tracy Shaw Bagikan Kabar Perjuangan Lawan Kanker: 'Aku Masih Berdiri'
Senin / 22-06-2026, 18:27 WIB
Tiga Tim Sudah Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Siapa Saja?
Senin / 22-06-2026, 18:27 WIB
TECNO CAMON 50 Pro 5G vs CAMON 50, Mana yang Lebih Tepat untuk Kebutuhan Harian?
Senin / 22-06-2026, 18:25 WIB
Revisi Aturan Outsourcing, Wamenaker Jamin Tak Ganggu Iklim Investasi
Senin / 22-06-2026, 18:22 WIB






