Angela Seung Ju Lee, atlet seni bela diri campuran asal Kanada-Amerika, kembali menorehkan prestasi setelah menjadi seorang ibu.

Pada usia 26 tahun, ia membuktikan bahwa kekuatan seorang ibu tidak bisa diremehkan.

in1

>>> 16 Wanita Buktikan Perubahan Kecil pada Penampilan Bisa Beri Hasil Luar Biasa

Lee pertama kali mencetak sejarah pada usia 19 tahun sebagai orang termuda yang memenangkan kejuaraan dunia seni bela diri campuran.

Setelah itu, ia memutuskan untuk berhenti sejenak dan fokus membangun keluarga.

Ia menikah dengan Bruno Pucci dan dikaruniai seorang putri bernama Ava Marie Pucci pada 16 April 2021.

Lee mengaku sudah lama ingin menjadi ibu dan tetap berusaha berolahraga selama kehamilan, meski tidak seintens sebelumnya.

Kembali ke Ring dan Buktikan Diri

Pada 26 Maret 2022, Lee kembali bertanding di ajang ONE X dan mengalahkan Stamp Fairtex dalam waktu kurang dari dua ronde.

Banyak yang menganggapnya sebagai kuda hitam, tetapi ia membuktikan kemampuannya.

>>> 20 Wanita Kecewa Berat Usai ke Salon Kecantikan

Lee mengaku tidak tahu bagaimana reaksi tubuhnya setelah melahirkan. Namun, kurang dari enam bulan pasca-melahirkan, ia merasa pulih total dan kembali kuat.

Selama masa pemulihan, ia terus berlatih meski terbatas.

"Sejak melahirkan, aku sudah berencana untuk berkompetisi lagi," ujar Lee. Ia kini berlatih pada pagi hari, lalu menghabiskan sisa waktu bersama putrinya.

"Aku sangat menikmati waktuku bersamanya, menjadi ibu penuh waktu," tambahnya.

Lee percaya bahwa menjadi seorang ibu memberikan kekuatan tambahan. "Jangan pernah meremehkan," katanya.

>>> 20 Tradisi Jadul yang Akan Dianggap Aneh di Zaman Sekarang

"Menjadi ibu membawa manfaat dari kekuatan yang jauh lebih banyak karena semua hal yang dilakukan seorang ibu."