Honda Team Asia membagikan momen Veda Ega Pratama unjuk kebolehan juggling bola di Instagram pada Senin (22/6).

Aksi itu diduga dilakukan sebelum pembalap muda Indonesia tersebut turun di race Moto3 Ceko 2026.

in1

>>> EastFood Indonesia Expo 2026 Hadirkan Peserta Mancanegara, Perluas Jaringan Bisnis

"Lamine Pratama Vibes. 30 menit kemudian [start dari] P20 ➜ [finis] P5.

Pola pikir berbeda," tulis tim dalam caption unggahan tersebut.

Veda Ega Pratama berhasil finis di posisi kelima pada Moto3 Ceko, Minggu (21/6). Padahal ia memulai balapan dari urutan ke-20.

Sejatinya pembalap berusia 17 tahun itu akan start dari posisi kedelapan sesuai hasil kualifikasi Sabtu (20/6).

Namun, Veda terkena penalti turun 12 tangga ke grid 20 karena dianggap melanggar aturan saat kualifikasi.

Meski start dari posisi belakang, Veda tetap berusaha tampil tanpa tekanan. Ia ingin berada di barisan depan hingga naik podium pada akhir balapan.

Saat balapan berlangsung enam lap, Veda sempat menembus tiga besar. Akselerasinya membuat lawan-lawannya kesulitan.

>>> Fusion Italia-Nusantara di Surabaya, Hanya di Kafe Bromo

Namun, ia sempat mengalami kendala.

Dua lawan di peringkat keempat dan kelima berhasil mengambil alih posisi. Pada akhirnya Veda harus puas finis di urutan kelima.

Juara di Ceko adalah Hakim Danish, pembalap Malaysia.

Meski tidak naik podium, torehan Veda terbilang luar biasa. Tidak mudah mengawali balapan dari posisi ke-20 dan menembus lima besar dalam 16 lap.

Veda menjadi pembalap dengan kenaikan peringkat terbanyak dari start hingga finis, naik 15 posisi.

Jumlah pembalap yang disalip Veda lebih banyak ketimbang Hakim Danish yang start dari P14 dan finis pertama.

>>> Momen Haru Anang Hermansyah Wisuda Bareng Istri dan Anak di Unair

Selain itu, Veda juga tercatat sebagai pembalap dengan mesin motor Honda terbaik di Moto3 Ceko. Empat pembalap di depannya menggunakan mesin KTM.