Eco Parenting: Cara Sederhana Menumbuhkan Kepedulian Lingkungan pada Anak
>>> 4 Gejala Ginjal Rusak yang Terlihat Saat Buang Air Kecil
Pada usia 4–6 tahun, anak dapat mulai dikenalkan pada kebiasaan mematikan lampu ketika tidak digunakan, merawat tanaman, atau menggunakan kembali barang yang masih layak pakai seperti mainan dan pakaian.
Memasuki usia 7–12 tahun, anak dapat diajak pada aktivitas yang lebih aktif, seperti menanam, memilah sampah berdasarkan jenisnya, membuat barang dari material bekas, hingga mengikuti kegiatan bersih-bersih di lingkungan sekitar.
Sementara itu, anak usia 13–16 tahun mulai dapat dilibatkan dalam diskusi yang lebih kompleks, misalnya mengenai perubahan iklim, dampak pola konsumsi terhadap lingkungan, serta keterlibatan dalam aksi sosial atau kampanye lingkungan.
Pendekatan bertahap tersebut penting karena membantu anak memahami bahwa keputusan sehari-hari—sekecil apa pun—memiliki konsekuensi terhadap lingkungan.
Tantangan Membangun Literasi Lingkungan Anak di Indonesia
Meski demikian, membangun literasi lingkungan sejak dini masih menjadi tantangan di Indonesia.
Penelitian “Kepedulian Lingkungan melalui Literasi Lingkungan pada Anak Usia Dini” yang melibatkan 50 anak berusia 4–6 tahun menunjukkan tingkat literasi dan kepedulian lingkungan yang masih tergolong rendah.
Temuan ini menunjukkan bahwa pendidikan lingkungan belum menjadi bagian yang cukup kuat dalam keseharian anak.
Padahal, berbagai penelitian menunjukkan bahwa kebiasaan yang dibentuk sejak masa kanak-kanak memiliki peluang lebih besar untuk bertahan hingga dewasa.
Karena itu, eco parenting tidak perlu dipahami sebagai tuntutan menjadi keluarga yang sepenuhnya bebas sampah atau selalu menjalani gaya hidup berkelanjutan secara sempurna.
>>> Popok Bayi Diduga Mengandung Zat Kimia Berbahaya, Otoritas China Selidiki
Yang lebih penting adalah menghadirkan kebiasaan kecil yang konsisten: membawa botol minum sendiri, menghemat listrik, merawat tanaman, atau membiasakan anak bertanya dari mana barang yang mereka gunakan berasal.
Update Terbaru
Prancis Bungkam Irak 3-0 Setelah Laga Tertunda Dua Jam Akibat Petir
Selasa / 23-06-2026, 13:42 WIB
Ancaman Trump Nyaris Gagalkan Perundingan Iran-AS di Swiss
Selasa / 23-06-2026, 13:42 WIB
Roy Suryo dan dr Tifa Tak Ditahan, Jokowi: Itu Kewenangan Kejaksaan
Selasa / 23-06-2026, 13:38 WIB
Raffi Ahmad Resmi Bawa RANS IPO, Target Dana Rp429 Miliar
Selasa / 23-06-2026, 13:38 WIB
Kim Jong Un dan Xi Jinping Tuding Jepang Bangkitkan Militerisme
Selasa / 23-06-2026, 13:38 WIB
Iran dan AS Sepakat Kelola Selat Hormuz, Bentuk Hotline Darurat
Selasa / 23-06-2026, 13:28 WIB
Nadiem Sebut Pengadaan Chromebook Darurat Gegara Covid-19: Guru Teriak Minta Laptop
Selasa / 23-06-2026, 13:28 WIB
Bos WhatsApp Resmi Mundur, Kunal Shah Ditunjuk sebagai Pengganti
Selasa / 23-06-2026, 13:21 WIB
4 Genset Silent Terbaik untuk Rumah, Anti Berisik dan Hemat Bensin
Selasa / 23-06-2026, 13:21 WIB
Menkes Ungkap Cakupan Imunisasi Bayi dan Anak Sekolah di RI Terbaru
Selasa / 23-06-2026, 13:21 WIB
Menkes: Masih Banyak Warga Tolak Imunisasi, Bapak-Bapak Paling Sering Menolak
Selasa / 23-06-2026, 13:21 WIB
Getty Images Gandeng OpenAI untuk Hadirkan Konten Visual Berlisensi di ChatGPT
Selasa / 23-06-2026, 13:21 WIB
Insentif Motor Listrik Kembali Ditunda, Pemerintah Masih Kaji
Selasa / 23-06-2026, 13:21 WIB
Instagram for TV Hadir di Samsung Smart TV dengan Fitur Discovery Baru
Selasa / 23-06-2026, 13:19 WIB






