Insentif Motor Listrik Kembali Ditunda, Pemerintah Masih Kaji
Harapan masyarakat untuk mendapatkan insentif motor listrik tahun ini kembali pupus. Pemerintah memutuskan menunda program subsidi yang sebelumnya sempat diumumkan.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengonfirmasi penundaan tersebut. Ia mengatakan insentif masih dalam tahap pengkajian.
>>> Instagram for TV Hadir di Samsung Smart TV dengan Fitur Discovery Baru
"Masih dikaji lagi, iya ditunda lagi, sementara dikaji dulu. (Alasan ditunda) masih terus dikaji," ujar Airlangga seperti dikutip dari laporan terkini.
Rencananya, program baru akan mulai berlaku pada Agustus mendatang. Namun kepastian masih belum jelas.
Subsidi Turun Jadi Rp5 Juta
Sebelumnya, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa sempat memberikan sinyal positif. Ia mengungkapkan pemerintah akan memberikan insentif Rp5 juta per unit motor listrik.
Angka ini lebih rendah dari subsidi tahun 2024 yang mencapai Rp7 juta. Namun tetap dianggap sebagai stimulus penting bagi industri.
Pemerintah menargetkan 100.000 unit motor listrik pertama yang mendapat insentif. "100.000 pertama kita kasih, berapa subsidi ya?
Rp5 juta. Kalau habis kita kasih lagi," kata Purbaya pada awal Mei 2026.
>>> Timnas eSports Indonesia Sapu Bersih Kualifikasi Asian Games 2026
Penundaan ini bukan yang pertama kali terjadi.
Pada 2024, kuota insentif motor listrik habis di pertengahan tahun dan janji penambahan tidak pernah terealisasi hingga 2025 berakhir.
Akibatnya, penjualan motor listrik pada 2025 merosot 28,6 persen dibanding tahun sebelumnya. Banyak pihak menilai ketidakjelasan insentif menjadi penyebab utama.
Data Kementerian Perhubungan melalui SRUT mencatat penjualan motor listrik 2025 hanya 55.059 unit. Padahal tahun 2024 mencapai 77.078 unit.
Meski tanpa insentif, produsen motor listrik tetap berinovasi. Mereka menerapkan sistem sewa baterai agar harga motor tetap kompetitif.
>>> Dipesan Pakai Aplikasi, Naik Bus ALS Semakin Praktis
Kini publik hanya bisa menanti apakah penundaan ini benar-benar berakhir pada Agustus nanti. Atau kembali menjadi janji manis yang tak kunjung terwujud.
Update Terbaru
AMD Konfirmasi Driver Radeon 26.6.2 Bermasalah di Windows 10, GPU Bisa Muncul Tanda Seru Kuning
Selasa / 23-06-2026, 14:09 WIB
5 Fitur Windows 11 yang Akan Hadir dalam 30 Hari ke Depan
Selasa / 23-06-2026, 14:08 WIB
Kapolri: Penangguhan Penahanan Roy Suryo dan Tifa Wewenang Kejaksaan
Selasa / 23-06-2026, 14:07 WIB
Argentina Juara Grup J, Berpotensi Jumpa Spanyol di 32 Besar
Selasa / 23-06-2026, 14:07 WIB
Purbaya Siap Kaji Ulang Skema Layer Cukai Rokok Lokal Jika Diminta DPR
Selasa / 23-06-2026, 14:03 WIB
Andi Gani Peringatkan 55 Ribu Buruh Terancam PHK Akibat Harga Gas Industri
Selasa / 23-06-2026, 14:03 WIB
Ketua BEM FH UBK Minta Maaf di Tengah Polemik Dugaan Penerimaan Uang Usai Audiensi dengan Gibran
Selasa / 23-06-2026, 14:02 WIB
Insentif EV Dinilai Mampu Dongkrak Penjualan Mobil Listrik
Selasa / 23-06-2026, 14:01 WIB
Tak Ajukan Praperadilan, Roy Suryo dan Tifa Siap Bertarung di Pengadilan
Selasa / 23-06-2026, 14:00 WIB
Honda Siapkan Teknologi Hybrid Sebelum BBM Naik
Selasa / 23-06-2026, 14:00 WIB
Budaya Populer Ikut Langgengkan Stigma Negatif Janda, Waktunya Setop
Selasa / 23-06-2026, 14:00 WIB
KPK Panggil Anggota DPR Nabil Husein di Kasus Rita Widyasari
Selasa / 23-06-2026, 14:00 WIB
Momen Messi Rayakan Gol dengan Wartawan, Joaquin Bruno: Saya Masih Gemetar
Selasa / 23-06-2026, 14:00 WIB
Hasil Deal AS-Iran di Swiss: Selat Hormuz Tetap Dikontrol Teheran
Selasa / 23-06-2026, 14:00 WIB






