Kepala Badan Pengaturan (BP) BUMN sekaligus COO Danantara Dony Oskaria menilai kinerja Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menunjukkan peningkatan signifikan seiring program transformasi.

"Capaian ini menunjukkan bahwa transformasi BUMN mulai memberikan hasil yang nyata," ujar Dony dalam keterangannya yang dikonfirmasi ANTARA dari Jakarta, Sabtu.

in1

>>> Yann LeCun Sebut xAI Elon Musk Gagal, Sulit Rekrut Talenta

Tren positif terlihat dari kinerja sejumlah BUMN hingga Mei 2026.

Berdasarkan laporan kinerja unaudited, Pelindo membukukan laba tahun berjalan sebesar Rp2,01 triliun atau meningkat 94 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Sementara itu, Pupuk Indonesia Group mencatatkan laba bersih sebesar Rp6,70 triliun atau melonjak 230 persen secara tahunan.

Koordinasi dan Tata Kelola

Capaian positif ini menjadi perhatian dalam pertemuan antara Dony dengan sejumlah jajaran direksi BUMN di Wisma Danantara Indonesia, Jumat (19/6).

>>> Kinerja BSSR Diprediksi Pulih Didukung Harga Batubara Stabil

Pertemuan tersebut membahas perkembangan kinerja BUMN serta penguatan koordinasi untuk memastikan transformasi perusahaan negara berjalan semakin terukur, transparan, dan berorientasi pada hasil.

Peningkatan kinerja BUMN sejalan dengan komitmen BP BUMN dan Danantara dalam mendorong pengelolaan BUMN yang lebih akuntabel, berbasis data, serta sesuai dengan kondisi nyata di lapangan.

Laporan capaian kinerja disusun dengan mengedepankan akurasi informasi, sehingga publik dapat memperoleh gambaran yang lebih jelas mengenai perkembangan dan kontribusi BUMN terhadap perekonomian nasional.

Dony menilai capaian kinerja BUMN yang melampaui target pada 2025 serta berlanjutnya tren positif pada 2026 menunjukkan bahwa langkah transformasi telah berada pada arah yang tepat dan perlu terus diperkuat secara konsisten.

>>> AIIB Kucurkan Rp 303 Triliun untuk Pembangunan Nasional Indonesia

"Yang penting ke depan adalah menjaga konsistensi, memperkuat tata kelola, dan memastikan setiap informasi yang disampaikan kepada publik berbasis data, fakta, serta kondisi riil di lapangan," ujar Dony.