Kemnaker Perkuat Sinergi Dunia Akademik dan Praktik Ketenagakerjaan
Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) berkomitmen memperkuat sinergi antara dunia akademik dan praktik ketenagakerjaan. Langkah ini bertujuan mempersiapkan sumber daya manusia yang kompeten, adaptif, dan berdaya saing sesuai kebutuhan industri.
Sekretaris Jenderal Kemnaker Cris Kuntadi menyatakan, momentum ini penting untuk meminimalkan mismatch antara kompetensi lulusan perguruan tinggi dengan kebutuhan dunia industri.
>>> Gong Hyo Jin Kembali ke Layar Kaca Lewat Drama A Bona Fide Killer
Hal itu disampaikannya dalam keterangan di Jakarta, Sabtu.
Salah satu wujud sinergi tersebut adalah penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Kemnaker dengan Universitas Bhayangkara Jakarta Raya (Ubhara Jaya).
Kerja sama ini mencakup pengembangan kapasitas SDM, riset bersama, pengabdian kepada masyarakat, serta pemanfaatan sarana dan prasarana.
Peran Strategis Perguruan Tinggi dan Kemnaker
Menurut Cris, perguruan tinggi berperan penting dalam menyiapkan talenta siap kerja, mengembangkan inovasi melalui penelitian, dan berkontribusi kepada masyarakat.
Sementara itu, Kemnaker memastikan ekosistem ketenagakerjaan yang produktif, inklusif, dan berkelanjutan.
>>> Apa Isi Video Handuk Putih Anak vs Ibu yang Viral di TikTok? Fakta Sebenarnya dan Risiko Link Palsu
Kemnaker memiliki sejumlah program untuk mendukung transisi mahasiswa dari dunia pendidikan ke dunia kerja.
Program tersebut meliputi Magang Nasional atau MagangHub, KarirHub, SkillHub, dan BizHub yang dapat diakses melalui platform SIAPKerja.
Cris menjelaskan, mahasiswa juga bisa mendapatkan pembinaan agar lebih siap memasuki dunia kerja, mulai dari proses melamar hingga wawancara kerja.
Ia mendorong mahasiswa semester akhir memanfaatkan program tersebut.
Cris berharap kerja sama ini melahirkan program kolaboratif yang bermanfaat, seperti peningkatan kompetensi SDM, penguatan riset ketenagakerjaan, dan pengabdian masyarakat melalui program Tenaga Kerja Mandiri.
>>> Transformasi Bawa Krakatau Steel Masuk Fortune Southeast Asia 500
Selain itu, penguatan hubungan dunia pendidikan dan dunia kerja serta kebijakan berbasis data juga menjadi target.
Update Terbaru
Pemeran Saep 'Bos Copet' di Preman Pensiun Meninggal Dunia
Sabtu / 20-06-2026, 15:16 WIB
Weekend ke Karangkates Makin Mudah, Stasiun Sumberpucung Buka Akses Wisata dan Ekonomi Warga
Sabtu / 20-06-2026, 15:16 WIB
Yusril Akan Sampaikan Tuntutan BEM SI ke Presiden Prabowo
Sabtu / 20-06-2026, 15:15 WIB
Kementerian ESDM Siapkan Rp10,3 Triliun untuk Listrik Desa pada 2026
Sabtu / 20-06-2026, 15:15 WIB
Pemeran 'Bos Copet' di Preman Pensiun Meninggal Dunia
Sabtu / 20-06-2026, 15:12 WIB
PLN Percepat Pengadaan Pasokan Batu Bara untuk Pembangkit Listrik
Sabtu / 20-06-2026, 15:12 WIB
AS dan Qatar Kaji Cairkan Aset Iran Rp106,9 Triliun untuk Kemanusiaan
Sabtu / 20-06-2026, 15:12 WIB
PLN Tangani Pemadaman Listrik Bergilir di Pulau Jawa Akibat Krisis Batu Bara
Sabtu / 20-06-2026, 15:12 WIB
Tiga Shio Diprediksi Raih Keberuntungan Besar pada 22-28 Juni 2026
Sabtu / 20-06-2026, 15:12 WIB
GAC Indonesia Resmikan Dealer Aion KS Tubun di Jakarta Pusat
Sabtu / 20-06-2026, 15:10 WIB
Umat Islam Dianjurkan Membaca Doa Setelah Wudhu Sesuai Sunnah
Sabtu / 20-06-2026, 15:10 WIB
IONext.ai Luncurkan Platform AI untuk Percepat Implementasi di Perusahaan
Sabtu / 20-06-2026, 15:08 WIB
PT NQI dan Hosen Shenzhen Bangun Pabrik Baterai serta Panel Surya
Sabtu / 20-06-2026, 15:08 WIB
Putri Tanjung Senang CORTIS Debut di ASEAN Lewat Allo Bank Festival
Sabtu / 20-06-2026, 15:05 WIB






