PT PLN (Persero) meminta maaf atas pemadaman bergilir yang terjadi di Pulau Jawa. Perusahaan berkomitmen memperbaiki pasokan listrik ke depan.

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menyatakan pihaknya mempercepat pengadaan pasokan batu bara, khususnya batu bara kalori menengah (medium rank coal).

in1

>>> AS dan Qatar Kaji Cairkan Aset Iran Rp106,9 Triliun untuk Kemanusiaan

Hal ini untuk memenuhi kebutuhan pembangkit listrik.

“Kami juga mempercepat penandatanganan kontrak kepada para pemasok batu bara, terutama medium rank coal yang sudah mendapatkan penugasan dari pemerintah,” ujar Darmawan dalam rekaman suara yang dikonfirmasi ANTARA di Jakarta, Sabtu.

Darmawan melakukan koordinasi intens dengan Direktur Jenderal Mineral dan Batu bara Kementerian ESDM Tri Winarno. Ia berharap proses penandatanganan kontrak dapat berjalan cepat.

“Dengan alokasi medium rank coal dan arahan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, PLN akan melakukan perbaikan agar penyediaan tenaga listrik berjalan lancar,” kata Darmawan.

Saat ini, penyaluran medium rank coal mulai mengalir ke pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) di seluruh Pulau Jawa.

Pasokan diberikan untuk PLTU milik PLN, mitra PLN, dan Independent Power Producer (IPP).

PLTU di Jawa bagian barat yang menerima pasokan antara lain PLTU Pelabuhan Ratu, PLTU Lontar, PLTU Labuan, PLTU Suralaya 1-8, PLTU Jawa 7, PLTU Jawa 9 dan 10, serta PLTU Indramayu.

>>> PLN Tangani Pemadaman Listrik Bergilir di Pulau Jawa Akibat Krisis Batu Bara

Untuk Jawa bagian timur, pasokan diberikan kepada PLTU Paiton 1 dan 2, PLTU Paiton 9, PLTU Rembang, PLTU Pacitan, dan PLTU Tanjung Awar-awar.

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menjelaskan total kebutuhan batu bara PLN mencapai 154 juta metrik ton per tahun.

Kontrak yang telah diamankan sebesar 134 juta ton, sehingga kekurangan sekitar 20 juta ton.

Kementerian ESDM mencatat kendala pada batu bara kalori menengah dengan spesifikasi sekitar 5.200 kcal per kg GAR.

Bahlil membentuk tim pengadaan khusus untuk mengatasi masalah tersebut.

Ia juga membuka peluang merevisi harga batu bara bagi PLN di tengah tekanan biaya produksi pemasok.

>>> Tiga Shio Diprediksi Raih Keberuntungan Besar pada 22-28 Juni 2026

Penyesuaian harga dilakukan untuk memenuhi domestic market obligation (DMO) yang saat ini sebesar 70 dolar AS per ton.