Transformasi Bawa Krakatau Steel Masuk Fortune Southeast Asia 500
PT Krakatau Steel (Persero) Tbk kembali masuk dalam daftar Fortune Southeast Asia 500, pemeringkatan perusahaan dengan pendapatan terbesar di Asia Tenggara.
BUMN baja itu menempati peringkat ke-290.
>>> Bluebird Raih Pendapatan Rp5,7 Triliun dan Perluas Armada Listrik
Direktur Utama Krakatau Steel, Akbar Djohan, mengatakan pencapaian ini menjadi pengakuan atas transformasi perusahaan yang terus menunjukkan hasil positif.
Menurut Akbar, masuknya Krakatau Steel dalam daftar tersebut juga mencerminkan kontribusi perusahaan terhadap perekonomian nasional dan pembangunan industri Indonesia.
"Pencapaian ini mencerminkan dampak ekonomi yang dihasilkan terhadap tenaga kerja, industri dan pembangunan nasional," ujar Akbar dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu.
Ia menambahkan bahwa pencapaian itu tidak diraih dengan mudah mengingat ketatnya persaingan antarperusahaan di Asia Tenggara.
Pemeringkatan Fortune Southeast Asia 500 didasarkan pada pendapatan operasional, sehingga mencerminkan aktivitas bisnis dan kontribusi ekonomi nyata.
>>> Turki Tersingkir dari Piala Dunia 2026 Usai Dua Kekalahan
Meski demikian, Akbar menegaskan fokus utama Krakatau Steel bukan semata-mata mengejar peringkat, melainkan memastikan transformasi berjalan konsisten dan berkelanjutan.
"Yang lebih penting adalah terus memperkuat aspek fundamental perusahaan, mulai dari tata kelola, inovasi, efisiensi operasional, hingga kemampuan menciptakan nilai jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan," ujarnya.
Masuknya Krakatau Steel dalam Fortune Southeast Asia 500 menjadi bukti bahwa langkah transformasi yang dijalankan berada di jalur yang tepat.
Berbagai upaya perbaikan kinerja, penguatan tata kelola, peningkatan efisiensi, serta optimalisasi bisnis telah memberikan dampak positif terhadap daya saing perusahaan.
Ke depan, perusahaan manufaktur baja terintegrasi yang didirikan pada 31 Agustus 1970 itu berharap semakin memperkuat kontribusi industri baja nasional di tingkat regional maupun global.
>>> Harga Beras di Jepang Turun Pertama Kali Setelah Tiga Tahun
Krakatau Steel berkomitmen terus mendukung pembangunan nasional melalui penyediaan produk baja berkualitas, penguatan rantai pasok industri dalam negeri, serta penciptaan nilai ekonomi yang berkelanjutan bagi Indonesia.
Update Terbaru
Pemeran Saep 'Bos Copet' di Preman Pensiun Meninggal Dunia
Sabtu / 20-06-2026, 15:16 WIB
Weekend ke Karangkates Makin Mudah, Stasiun Sumberpucung Buka Akses Wisata dan Ekonomi Warga
Sabtu / 20-06-2026, 15:16 WIB
Yusril Akan Sampaikan Tuntutan BEM SI ke Presiden Prabowo
Sabtu / 20-06-2026, 15:15 WIB
Kementerian ESDM Siapkan Rp10,3 Triliun untuk Listrik Desa pada 2026
Sabtu / 20-06-2026, 15:15 WIB
Pemeran 'Bos Copet' di Preman Pensiun Meninggal Dunia
Sabtu / 20-06-2026, 15:12 WIB
PLN Percepat Pengadaan Pasokan Batu Bara untuk Pembangkit Listrik
Sabtu / 20-06-2026, 15:12 WIB
AS dan Qatar Kaji Cairkan Aset Iran Rp106,9 Triliun untuk Kemanusiaan
Sabtu / 20-06-2026, 15:12 WIB
PLN Tangani Pemadaman Listrik Bergilir di Pulau Jawa Akibat Krisis Batu Bara
Sabtu / 20-06-2026, 15:12 WIB
Tiga Shio Diprediksi Raih Keberuntungan Besar pada 22-28 Juni 2026
Sabtu / 20-06-2026, 15:12 WIB
GAC Indonesia Resmikan Dealer Aion KS Tubun di Jakarta Pusat
Sabtu / 20-06-2026, 15:10 WIB
Umat Islam Dianjurkan Membaca Doa Setelah Wudhu Sesuai Sunnah
Sabtu / 20-06-2026, 15:10 WIB
IONext.ai Luncurkan Platform AI untuk Percepat Implementasi di Perusahaan
Sabtu / 20-06-2026, 15:08 WIB
PT NQI dan Hosen Shenzhen Bangun Pabrik Baterai serta Panel Surya
Sabtu / 20-06-2026, 15:08 WIB
Putri Tanjung Senang CORTIS Debut di ASEAN Lewat Allo Bank Festival
Sabtu / 20-06-2026, 15:05 WIB






