Sebanyak tujuh Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menjalankan program Blue Impact di Pantai Minang Rua, Desa Kelawi, Kabupaten Lampung Selatan pada Jumat (12/6/2026).

Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) ini mengintegrasikan konservasi terumbu karang, edukasi literasi keuangan, serta layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat pesisir.

in1

>>> Anime Tensura Season 4 Episode 78 Tayang 15 Mei 2026, Konflik Rimuru Makin Panas

Sekretaris Perusahaan PT Brantas Abipraya (Persero), Dian Sovana, menyatakan inisiatif ini merupakan wujud komitmen BUMN dalam memberikan dampak berkelanjutan bagi lingkungan dan peningkatan kualitas hidup warga.

"Melalui kolaborasi ini, kami ingin menghadirkan dampak nyata bagi lingkungan sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Laut memiliki peran vital sebagai sumber kehidupan, penopang ketahanan pangan, dan penggerak ekonomi masyarakat pesisir sehingga kelestariannya harus dijaga bersama," ujar Dian dalam keterangan resmi, Kamis (19/6/2026).

Pemulihan ekosistem melalui penanaman terumbu karang diprioritaskan karena fungsinya sebagai habitat biota laut dan pelindung pantai dari abrasi.

Selain aspek ekologi, masyarakat pesisir juga mendapat edukasi keuangan untuk mendorong kemandirian ekonomi keluarga.

"Keberhasilan konservasi tidak dapat dilakukan sendiri.

>>> Pria Disekap dan Ditikam Tujuh Kali oleh Perampok di Menteng

Kolaborasi antara perusahaan, pemerintah, komunitas, dan masyarakat menjadi kunci untuk memastikan ekosistem laut tetap terjaga dan manfaatnya dapat dirasakan oleh generasi mendatang," kata Dian.

Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan memberikan dukungan penuh terhadap program ini. Langkah tersebut dinilai selaras dengan agenda pengembangan kawasan pariwisata berbasis lingkungan yang berkelanjutan.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Lampung Selatan, I Nyoman Setiawan, mengatakan kegiatan ini membawa dua misi penting, yaitu rehabilitasi terumbu karang dan edukasi lingkungan.

"Upaya memulihkan ekosistem bawah laut harus dibarengi dengan peningkatan kesadaran masyarakat agar pelestarian lingkungan dapat berjalan secara berkelanjutan," ujar Nyoman.

Nyoman menambahkan, aktivitas restorasi lingkungan ini sekaligus menopang program Desa Helau (Hijau, Elok, Lestari, Aman, dan Unggul).

>>> Keluarga Lionel Messi Bantah Rumor Kritis soal Kesehatan Jorge Messi

Pantai Minang Rua yang berstatus sebagai salah satu desa wisata terbaik tingkat nasional menempati posisi strategis dalam pengembangan wisata lingkungan.