Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyerukan kepada seluruh pihak yang berkonflik di Timur Tengah untuk mempertahankan momentum perdamaian.

Ia menekankan pentingnya dukungan penuh terhadap jalur diplomasi yang sedang berjalan di kawasan tersebut.

in1

>>> Harga Emas Antam 19 Juni 2026 Anjlok Jadi Rp2.673.000 per Gram

Melalui unggahan di platform Truth Social, Trump menegaskan komitmen Washington dalam mendorong stabilitas regional.

"Amerika Serikat akan terus mendukung terciptanya perdamaian.

Kami berharap semua pihak di Timur Tengah tetap menjaga komitmen tersebut agar jalur negosiasi dapat berjalan secara efektif," tulis Trump.

Trump juga menyoroti respons positif pasar keuangan terhadap perkembangan di kawasan.

Menurutnya, meredanya ketegangan geopolitik memberi sentimen positif bagi investor, ditandai penurunan harga minyak dunia dan penguatan pasar saham.

Perkembangan Diplomatik AS-Iran

Pemerintahan Trump menginginkan penghentian konflik secara menyeluruh di wilayah yang masih dilanda ketegangan, termasuk antara Israel dan Hizbullah di Lebanon.

>>> Chery Perkenalkan Robot Humanoid AiMOGA Mornine ke Indonesia

Di sisi lain, perkembangan diplomatik penting terjadi antara Amerika Serikat dan Iran.

Kedua negara dilaporkan telah menyelesaikan penyusunan nota kesepahaman untuk mengakhiri konflik militer yang berlangsung sejak 28 Februari.

Dokumen kesepakatan tersebut ditandatangani secara jarak jauh pada 18 Juni dan menjadi awal menuju kesepakatan yang lebih komprehensif.

Dalam memorandum itu, Washington dan Teheran memiliki waktu 60 hari untuk merundingkan kesepakatan final.

Negosiasi akan berfokus pada program nuklir Iran dan kemungkinan pelonggaran sanksi ekonomi dari Amerika Serikat.

Selain isu nuklir, kesepakatan awal ini mengatur lalu lintas maritim di kawasan Teluk.

>>> Dolar AS Menguat ke Rp17.841,5, Rupiah dan Mata Uang Asia Tertekan

Amerika Serikat dijadwalkan mengakhiri blokade laut yang berlaku, sementara Iran berkomitmen memulihkan aktivitas pelayaran di Selat Hormuz.