Anggota Dewan Gubernur Federal Reserve Lisa Cook menerima dukungan finansial lebih dari 1 juta dolar AS pada 2025 untuk mendanai proses hukum melawan upaya pemecatan oleh Presiden AS Donald Trump.

Langkah hukum ini diambil setelah Trump berusaha memberhentikan Cook dari bank sentral atas tuduhan penipuan hipotek yang belum terbukti.

in1

>>> Fadli Zon Targetkan Ekspor Film Indonesia ke Pasar Global

Formulir Kantor Etika Pemerintah mengenai pengungkapan keuangan menunjukkan bahwa Cook memperoleh sumbangan sekitar 1,2 juta dolar AS untuk biaya hukum.

Selain itu, ia juga mendapatkan bantuan hukum pro-bono senilai 5.475 dolar AS sepanjang tahun lalu.

Dokumen tersebut turut merinci adanya bantuan senilai 160.000 dolar AS yang dialokasikan untuk membiayai layanan keamanan Cook.

Seluruh sokongan dana hukum dan keamanan ini mengalir dari organisasi non-pemerintah State Democracy Defenders Fund, Contina Impact, serta rekan-rekan pribadinya.

Kronologi Perselisihan

Perselisihan ini bermula pada Agustus lalu saat Trump mencoba mencopot Cook dari jabatannya dengan menjadikan tuduhan penipuan hipotek sebagai landasan hukum.

>>> Harga Minyak Dunia Merosot Tajam Usai Kesepakatan Damai AS dan Iran

Cook membantah keras tuduhan tersebut dan melayangkan gugatan balik dengan menyatakan tindakan Trump melanggar hukum.

Konflik tersebut kini telah bergulir hingga ke Mahkamah Agung AS.

Pengadilan tingkat bawah sendiri tetap mengizinkan Cook untuk mengemban tugasnya di dewan Fed selama proses peradilan berjalan, sementara putusan final dari Mahkamah Agung diperkirakan terbit dalam beberapa pekan mendatang.

Kasus ini menjadi sorotan karena menjadi ujian krusial bagi independensi bank sentral AS dalam menghadapi intervensi presiden.

>>> Studi Ungkap Ciri Kepribadian Orang Berpenghasilan Tinggi

Cook pertama kali ditunjuk oleh Presiden Joe Biden pada 2022 dan mendapatkan perpanjangan masa jabatan pada 2023 yang dijadwalkan berlangsung hingga tahun 2038.