PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) mencatat laba bersih kumulatif sebesar Rp152 miliar hingga Mei 2026. Capaian ini membalikkan kerugian yang dialami pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Kinerja positif ini disampaikan oleh Chief Operating Officer (COO) Danantara Indonesia, Dony Oskaria, usai bertemu dengan Direktur Utama SIG, Indrieffouny Indra.

>>> The Fed Tahan Suku Bunga Acuan pada Kisaran 3,50 Persen

Pertemuan tersebut membahas evaluasi kinerja dan inisiatif strategis perseroan.

Khusus pada Mei 2026, SIG berhasil membukukan laba bersih Rp46 miliar. Angka ini melonjak 380 persen dibandingkan laba Rp10 miliar pada Mei 2025.

Transformasi Bisnis Jadi Kunci

Peningkatan laba didorong oleh transformasi model bisnis yang berjalan sejak Juli 2025. Restrukturisasi operasional mencakup optimalisasi proses bisnis dan efisiensi di berbagai lini.

>>> Pertamina Masuk Fortune Southeast Asia 500, Pengamat: Citra Ekonomi Nasional Menguat

"Perbaikannya sudah terlihat.

Tinggal bagaimana langkah-langkah transformasi yang sudah berjalan ini terus dikawal agar kinerja perusahaan semakin kuat ke depan," ujar Dony Oskaria.

Evaluasi menunjukkan program pembenahan mulai memberikan dampak nyata pada profitabilitas. Strategi ini juga dirancang untuk menciptakan nilai tambah jangka panjang bagi pemangku kepentingan.

>>> Teknologi Regeneratif Stem Cell Makin Diminati untuk Penuaan Sehat

Badan Pengelola BUMN bersama Danantara berkomitmen mendampingi transformasi di seluruh perusahaan negara. Langkah ini diharapkan memperkuat kontribusi BUMN terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.