Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa berhasil mengamankan komitmen pendanaan sebesar US$ 17 miliar atau sekitar Rp 303,04 triliun dari Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB).

Kesepakatan ini dicapai pada Sabtu (20/6/2026) dan akan mendanai berbagai proyek pembangunan nasional.

in1

>>> Usir Perut Buncit dengan Kebiasaan Perempuan Jepang, No.5 Tak Terduga

Suntikan dana besar dari lembaga keuangan multilateral ini menjadi indikator kuat atas tingginya tingkat kepercayaan global terhadap kondisi fiskal Indonesia saat ini.

Purbaya menjelaskan bahwa dana pinjaman tersebut akan diintegrasikan ke dalam program pembangunan jangka menengah.

"Komitmen pendanaan senilai US$ 17 miliar dari AIIB untuk mendukung berbagai proyek pembangunan nasional selama periode 2025-2029," tulis unggahan @menkeuri, dikutip Sabtu (20/6/2026).

>>> Timnas AS Lolos ke 32 Besar Tanpa Christian Pulisic

Kunjungan ke Beijing dan Rencana Ekspansi

Kesepakatan strategis ini tercapai saat Menteri Keuangan melakukan kunjungan kerja dan menggelar pertemuan bilateral bersama jajaran pimpinan tinggi AIIB di Beijing, China.

Selain dukungan finansial, kerja sama ini juga mencakup rencana perluasan operasional lembaga tersebut di dalam negeri.

Rencana ekspansi ditandai dengan kesiapan pembukaan kantor perwakilan baru di Jakarta guna mempermudah proses pemantauan kemajuan seluruh proyek yang sedang berjalan.

>>> Status PSN Proyek PSEL Dinilai Cerminkan Keseriusan Atasi Krisis Sampah

"AIIB menyampaikan minat untuk membuka kantor perwakilan di Jakarta guna memperkuat kerja sama dan meningkatkan efektivitas koordinasi pelaksanaan proyek-proyek yang didukung oleh lembaga tersebut, sehingga semakin mempererat kemitraan strategis antara Indonesia dan AIIB," pungkas Purbaya.