Misteri yang tersembunyi selama lebih dari enam abad di Danau Issyk-Kul, Kirgistan, mulai terungkap. Tim peneliti berhasil mengidentifikasi jejak kota kuno yang tenggelam di dasar danau tersebut.

Penemuan ini berasal dari eksplorasi arkeologi bawah air di perairan dangkal dengan kedalaman satu hingga empat meter.

in1

>>> Simpatisan Hotel Sultan Lempar Petugas Saat Eksekusi Lahan GBK

Kolaborasi ini dilakukan oleh Akademi Ilmu Pengetahuan Rusia dan Akademi Ilmu Pengetahuan Kirgistan.

Para peneliti memetakan sisa-sisa permukiman besar dari abad pertengahan. Temuan tersebut memberikan gambaran baru mengenai pusat perdagangan penting di jaringan Jalur Sutra.

Eksplorasi Bawah Air

Eksplorasi yang dipimpin oleh Maxim Menshikov dan Valery Kolchenko ini berfokus pada kompleks Toru-Aygyr. Wilayah tersebut terletak di pesisir barat laut Danau Issyk-Kul.

Tim arkeolog menggunakan drone bawah air, pemetaan sonar, serta penyelaman langsung untuk mengidentifikasi empat bagian permukiman. Di lokasi ini, ditemukan struktur bangunan dengan tata ruang yang teratur.

Peneliti mendokumentasikan jalan-jalan kuno, dinding dari bata bakar, area produksi, hingga fasilitas publik. Fasilitas tersebut memperkuat bukti adanya aktivitas ekonomi yang maju pada masanya.

Jejak Komunitas Muslim dan Multikulturalisme

Eksplorasi ini juga menemukan bukti kuat keberadaan komunitas Muslim di kawasan tersebut. Tim arkeolog menemukan indikasi bangunan yang diduga merupakan masjid, madrasah, dan pemandian umum.

>>> Ilmuwan Rekam Video Hiu Goblin Laut Dalam untuk Pertama Kalinya

Selain itu, ditemukan kompleks pemakaman Muslim seluas sekitar 14 hektare di kawasan warisan Jalur Sutra UNESCO. Beberapa makam menunjukkan posisi jenazah yang menghadap kiblat sesuai tradisi Islam.

Sebelum Islam berkembang, kawasan Issyk-Kul dikenal sangat multikultural. Masyarakat setempat meyakini berbagai ragam kepercayaan, mulai dari Tengrisme, Buddhisme, hingga Kristen Nestorian.

Dugaan Penyebab Tenggelam

Kota besar di Jalur Sutra ini diduga lenyap akibat bencana alam tektonik. Letak Danau Issyk-Kul yang berada di dekat rangkaian Pegunungan Tian Shan membuatnya rawan gempa bumi.

Analisis awal menunjukkan kota tersebut runtuh akibat gempa besar pada awal abad ke-15. Bencana ini menyebabkan sebagian kawasan pesisir turun lalu terendam air danau.

Seiring berjalannya waktu, sisa-sisa bangunan tertutup oleh lapisan sedimen.

>>> Imigrasi Soetta Ungkap Modus Tiga WNI Hendak Bekerja Ilegal ke Kamboja

Saat ini, para ilmuwan menjalankan analisis lingkaran tahun pada kayu dan penanggalan radiokarbon untuk memastikan waktu pasti bencana tersebut.