Komisi Warisan Arab Saudi berhasil menemukan prasasti batu dari periode awal Islam di Kegubernuran Al Mahd, wilayah Madinah.

Temuan bersejarah ini memuat nama Umar bin Khattab R. A.

in1

>>> Gisella Anastasia dan Kenny Austin Beradu Akting di Sinetron Tobat Jatuh Cinta

, khalifah kedua dalam Islam.

Prasasti tersebut ditulis dalam aksara Hijazi, salah satu bentuk tertua tulisan Arab Islam yang pernah tercatat.

Dua baris tulisan kuno pada prasasti berbunyi: "Semoga Allah menjadi pelindung Umar bin Khattab di dunia dan akhirat" serta "Tidak ada Tuhan selain Allah."

Penemuan ini merupakan bagian dari 1.774 temuan arkeologis yang didokumentasikan selama dua musim survei lapangan.

Tim survei bergerak di tiga kawasan, yaitu Al Suwayriqiyah, Al Muwayhiyah, dan Hadhah.

Selain prasasti Umar, tim juga memetakan 156 situs arkeologi yang sebelumnya belum tercatat.

>>> Menaker Yassierli Tutup Program Magang Nasional Batch 3 Tahun 2025

Di Al Mahd, ditemukan pula 1.259 gambar seni cadas, 461 prasasti Islam, dan 34 prasasti dalam bahasa Thamudic.

Peninggalan fisik lain meliputi 11 struktur batu, tiga istana bersejarah, dua penanda jalur kafilah, dan empat sumur kuno.

Puisi Arab kuno yang dipahat pada media batu juga turut terekam dalam survei.

Rekam Jejak Kekhalifahan Umar bin Khattab

Umar bin Khattab dikenal sebagai khalifah kedua dalam Khulafaur Rasyidin, memimpin dari tahun 634 M hingga 644 M.

Masa kekhalifahannya ditandai dengan perluasan pesat negara Islam awal, mencakup sebagian besar Timur Tengah hingga Afrika Utara.

>>> Harga Beras Dunia Melonjak, Indonesia Siapkan Langkah Antisipasi

Penemuan nama Umar dalam aksara Hijazi ini menjadi catatan fisik penting yang memperkuat posisi Madinah sebagai kawasan krusial dalam perkembangan peradaban Islam.