Ilmuwan Rekam Video Hiu Goblin Laut Dalam untuk Pertama Kalinya
Untuk pertama kalinya, ilmuwan berhasil mengabadikan rekaman video bawah laut dari hiu goblin yang sangat langka.
Penemuan ini memperluas informasi mengenai wilayah jelajah spesies tersebut hingga ke kawasan Pasifik Tengah pada kedalaman mendekati 2.000 meter.
>>> Imigrasi Soetta Ungkap Modus Tiga WNI Hendak Bekerja Ilegal ke Kamboja
Hiu goblin atau Mitsukurina owstoni merupakan predator laut dalam dengan moncong memanjang dan rahang yang mampu menjulur cepat untuk menangkap mangsa.
Satwa yang telah eksis sejak sekitar 125 juta tahun lalu ini kerap disebut sebagai fosil hidup.
Berdasarkan studi terdahulu, spesies ini biasanya hanya terlihat dalam waktu singkat saat tidak sengaja tersangkut kail nelayan dan terbawa ke permukaan.
Informasi ini dilansir dari Detik iNET melalui laporan Live Science.
Dua Penampakan Langka
Dalam dokumentasi terbaru, para peneliti mencatat dua kali penampakan hiu goblin secara terpisah.
Lokasi pertama berada di dekat Pulau Jarvis di Samudra Pasifik Tengah Selatan, sementara lokasi kedua ditemukan di Palung Tonga di kawasan Pasifik Barat Daya.
Para peneliti menduga bahwa hiu goblin sebenarnya tersebar di seluruh lautan dunia karena pernah tertangkap di berbagai wilayah yang berbeda.
Meski demikian, catatan spesimen mengenai hewan ini masih sangat terbatas.
Sebelumnya, keberadaan mereka hanya teridentifikasi di wilayah sempit Samudra Hindia dan Atlantik.
Selain itu, catatan penampakan juga hanya mencakup area kecil di lepas pantai barat Amerika Serikat, Australia, Jepang, dan Taiwan.
>>> Evelina Tan Resmi Jadi Host Piala Dunia 2026, Siap Kawal Siaran Sepak Bola
"Hiu goblin adalah hewan laut dalam karismatik dan saya tidak pernah mengira kami akan melihatnya dalam keadaan hidup," ungkap penulis studi, Alan Jamieson, direktur Pusat Penelitian Laut Dalam Minderoo-University of Western Australia.
Update Terbaru
Erick Thohir Kurang Tidur karena Nonton 70 Persen Laga Piala Dunia
Jumat / 19-06-2026, 20:45 WIB
Toyota dan Nissan Peringatkan Pembeli Jepang Soal Cacat Cat Mobil Buatan AS
Jumat / 19-06-2026, 20:45 WIB
Wamen ESDM Targetkan 160 Ribu Saluran Gas Terealisasi pada 2027
Jumat / 19-06-2026, 20:44 WIB
Menteri PU Pastikan Sekolah Rakyat Tahap II Berfungsi Juli 2026
Jumat / 19-06-2026, 20:44 WIB
Dialog dengan Iran Tertunda, AS Kerahkan Jet Tempur ke Timur Tengah
Jumat / 19-06-2026, 20:44 WIB
Hard Lights Gandeng BEAUZ dan Solar State Rilis Lagu Mad World
Jumat / 19-06-2026, 20:44 WIB
Kementerian PU Targetkan 10 Ruas Tol Baru Beroperasi Desember 2026
Jumat / 19-06-2026, 20:40 WIB
AAUI: Pembukaan Selat Hormuz Berdampak Positif bagi Asuransi Marine Cargo
Jumat / 19-06-2026, 20:40 WIB
Harga Logam Mulia Global Turun ke Level 4.173 USD per T.Oz
Jumat / 19-06-2026, 20:40 WIB
Mendukbangga Apresiasi Penurunan Stunting di Kulon Progo di Bawah Rata-rata Nasional
Jumat / 19-06-2026, 20:36 WIB
Kemdikdasmen Dukung Beasiswa S1 Fast Retailing Foundation ke Jepang
Jumat / 19-06-2026, 20:36 WIB
Pesta Timuran Jaksel Siap Gelar Festival Musik dan Budaya di CIBIS Park
Jumat / 19-06-2026, 20:36 WIB
Rusia dan Mesir Sepakat Perluas Kerja Sama Kontra-Terorisme
Jumat / 19-06-2026, 20:35 WIB
RUU HAM Hadirkan Perlindungan Khusus bagi Pembela Hak Asasi Manusia
Jumat / 19-06-2026, 20:35 WIB






