Bank Digital Pacu Dana Murah Lewat Ekosistem Transaksi, Bukan Bunga
Tren suku bunga tinggi dan persaingan likuiditas yang ketat tidak menyurutkan langkah perbankan digital untuk mendongkrak perolehan dana murah atau current account savings account (CASA).
Berdasarkan data Bank Indonesia (BI), giro tumbuh 15,9% secara tahunan menjadi Rp 3.061,7 triliun hingga April 2026.
>>> Rupiah Melemah ke Rp 17.804 per Dolar AS Akibat Dolar Menguat
Sementara itu, tabungan meningkat 8,9% year on year (yoy) mencapai Rp 3.160,4 triliun.
Secara keseluruhan, akumulasi dana murah perbankan menyentuh Rp 6.222,1 triliun atau naik 12,3% yoy.
Di sisi lain, simpanan berjangka atau deposito mencatat pertumbuhan lebih terbatas sebesar 4,6% yoy menjadi Rp 3.345,6 triliun.
Krom Bank Catat Lonjakan CASA 161%
PT Krom Bank Indonesia Tbk mencatatkan nilai CASA mencapai Rp 2,42 triliun hingga akhir Mei 2026.
Angka ini melonjak 161% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang sebesar Rp 930 miliar.
Presiden Direktur Krom Bank Anton Hermawan menjelaskan bahwa lonjakan tersebut didorong oleh optimalisasi aktivitas nasabah, pembaruan produk digital, serta penetapan suku bunga tabungan yang tetap kompetitif.
Meskipun tawaran suku bunga deposito masih memikat, Anton melihat belum terjadi perpindahan dana nasabah dalam skala besar dari tabungan maupun giro ke deposito.
Namun, pertumbuhan nasabah deposito di Krom Bank tetap positif dengan kenaikan 116% secara tahunan.
Anton menambahkan, peningkatan BI Rate turut memberikan tekanan pada biaya dana (cost of fund).
Krom Bank memilih fokus memperkuat likuiditas dan memacu CASA agar tidak perlu menaikkan bunga kredit secara agresif.
Ke depan, Krom Bank berkomitmen memperluas akuisisi nasabah lewat pengembangan ekosistem digital, peningkatan loyalitas, serta kolaborasi bersama mitra strategis.
Update Terbaru
Angkasa Pura Indonesia Revitalisasi Terminal Bandara Minangkabau Rp553 Miliar
Jumat / 19-06-2026, 21:15 WIB
Arsenal vs Coventry City di Pekan Pembuka Premier League 2026/2027
Jumat / 19-06-2026, 21:12 WIB
Belanda Hadapi Swedia di Laga Hidup Mati Piala Dunia 2026
Jumat / 19-06-2026, 21:12 WIB
Skotlandia vs Maroko: Duel Panas Perebutan Puncak Grup C Piala Dunia 2026
Jumat / 19-06-2026, 21:10 WIB
FIFA Blokir Tiket Pelaku Rasisme, Undang YouTuber Korea Selatan
Jumat / 19-06-2026, 21:10 WIB
Universitas Surabaya dan Institut Perbanas Jakarta Juarai Campus League 2026
Jumat / 19-06-2026, 21:10 WIB
Dampak Tersembunyi Kerja Malam Terungkap Lewat 14.000 Pemindaian Otak
Jumat / 19-06-2026, 21:08 WIB
Kritikus Bedah Kelemahan Naskah Disclosure Day Karya Steven Spielberg
Jumat / 19-06-2026, 21:08 WIB
H5N1 Diduga Tewaskan Ribuan Anak Anjing Laut di Australia
Jumat / 19-06-2026, 21:08 WIB
Imigrasi Denpasar Pastikan Layanan Normal Usai Digeledah KPK
Jumat / 19-06-2026, 21:08 WIB
Yayasan Tarumanagara Siapkan Cetak Biru Kampus 4 Seluas 138 Hektare
Jumat / 19-06-2026, 21:08 WIB
Mahasiswa di Semarang Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Verbal
Jumat / 19-06-2026, 21:04 WIB
Pakar: Indonesia Berpeluang Jadi Pionir Penerapan Biodiesel Campuran Tinggi
Jumat / 19-06-2026, 21:04 WIB
Kanselir Jerman Tolak Penambahan Utang dalam Anggaran Uni Eropa
Jumat / 19-06-2026, 21:04 WIB






