Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) memaparkan sejumlah langkah yang dapat dilakukan satuan pendidikan dan murid SMK yang ingin berkarier secara global.

Direktur SMK Kemendikdasmen Arie Wibowo Khurniawan mengatakan persiapan harus dimulai sejak kelas X, bukan menjelang lulus.

in1

>>> PPKGBK Eksekusi Hotel Sultan, Tamu Telanjur Reservasi Gagal Check In

“Ini bukan suatu kegiatan yang tiba-tiba, tetapi sebuah proses yang harus disiapkan oleh setiap SMK yang memiliki niat komitmen menuju pasar global,” kata Arie dalam webinar bertajuk SMK Berani Mendunia di Jakarta, Jumat.

Tahapan Persiapan dari Kelas X hingga XIII

Pada kelas X, sekolah harus menguatkan fondasi talenta global, meliputi pendidikan karakter, disiplin kerja, dan pengenalan bahasa asing dasar negara tujuan.

Murid juga perlu memperkuat literasi digital, teknologi, serta wawasan tentang karier global dan budaya internasional.

Memasuki kelas XI, satuan pendidikan harus menguatkan kompetensi industri melalui pembelajaran berbasis industri, teaching factory, dan project based learning.

>>> Penerimaan Pajak Neto Tembus Rp940,31 Triliun hingga 16 Juni 2026

Penguatan bahasa asing level menengah dan persiapan sertifikasi kompetensi juga dilakukan pada tahap ini.

Di kelas XII, sekolah menyiapkan sertifikasi kompetensi, bahasa asing, dan dokumen yang dibutuhkan untuk karier global.

Pada tahap ini, sekolah juga membantu murid mengikuti rekrutmen magang industri dan job matching untuk tahun berikutnya.

>>> Psikolog Ungkap 5 Kebiasaan Orang Bahagia untuk Tingkatkan Kepuasan Hidup

Arie menambahkan, program tambahan satu tahun (kelas XIII) diberikan untuk pematangan usia dan dokumen legal, sehingga lulusan siap diberangkatkan ke negara tujuan saat berusia 18 tahun.