Pemerintah Kota Bogor menyiapkan lahan untuk wacana pembangunan MTsN 2.

Usulan penambahan madrasah negeri itu mengemuka saat kunjungan Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) ke Kota Bogor, Jawa Barat, Jumat.

in1

>>> Pelatih Meksiko Akui Timnya Susah Payah Kalahkan Korea Selatan

Wali Kota Bogor Dedie A Rachim mengatakan, AHY menanyakan kemungkinan penambahan madrasah tsanawiyah negeri di Kota Bogor. Hal itu untuk memperluas akses pendidikan berbasis keagamaan.

"Tadi Pak Menko bertanya, apakah memungkinkan kalau ditambah satu lagi MTs negeri di Kota Bogor.

Artinya kita coba carikan lahan yang memungkinkan untuk nanti kita usulkan kepada Kementerian Agama untuk dibangun MTsN 2 Bogor," kata Dedie di Bogor, Kamis.

Menurut Dedie, Pemkot Bogor siap memfasilitasi penyediaan lahan apabila terdapat lokasi yang sesuai.

Selama ini, Pemkot Bogor telah mendukung pengembangan fasilitas pendidikan dan layanan keagamaan melalui hibah sejumlah aset kepada Kementerian Agama.

"Kita sudah menghibahkan MAN 1 Bogor kepada Kementerian Agama, kita juga menghibahkan kantor Kementerian Agama Kota Bogor, termasuk beberapa kantor KUA.

Jadi sudah banyak, tinggal kalau memang ada lahannya tentu kita akan fasilitasi," ujarnya.

Rehabilitasi Madrasah Nasional

Sementara itu, AHY mengatakan rehabilitasi MTsN 1 Kota Bogor merupakan bagian dari program nasional renovasi dan rehabilitasi madrasah.

>>> Badan Geologi Petakan 4 Wilayah Sulteng Berpotensi Likuefaksi

Program itu dijalankan berdasarkan Instruksi Presiden Nomor 7 Tahun 2025.

Ia menjelaskan, terdapat 1.397 madrasah di seluruh Indonesia yang masuk program rehabilitasi dengan total anggaran sekitar Rp4 triliun.

Tujuannya untuk meningkatkan kualitas dan keamanan sarana pendidikan.

"Tadi saya mendapatkan penjelasan bahwa progres rehabilitasi dan renovasi madrasah ini sekitar 95 persen. Jadi sebentar lagi tuntas," kata AHY.

Menurut dia, pembangunan dan perbaikan infrastruktur pendidikan menjadi salah satu upaya pemerintah meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

Hal itu dilakukan melalui penyediaan fasilitas belajar yang aman, nyaman, dan layak bagi siswa maupun tenaga pendidik.

AHY menambahkan, pemerintah juga memprioritaskan perbaikan fasilitas dasar sekolah seperti sanitasi, toilet, dan akses air bersih.

>>> Inggris Kalahkan Kroasia 4-2 di Piala Dunia 2026, Rashford Jadi Pahlawan

Selain ruang belajar dan laboratorium, hal itu guna mendukung kualitas pendidikan secara menyeluruh.