Pelatih tim nasional Meksiko, Javier Aguirre, mengakui timnya bekerja keras untuk meraih kemenangan 1-0 atas Korea Selatan pada laga kedua Grup A di Stadion Akron, Guadalajara, Jumat WIB.

"Pertandingan itu sulit. Kami sangat mengenal mereka.

in1

>>> Badan Geologi Petakan 4 Wilayah Sulteng Berpotensi Likuefaksi

Mereka memberi kami banyak tekanan," kata Aguirre dalam laman FIFA yang dipantau di Jakarta.

Meksiko baru bisa memecahkan kebuntuan melalui gol Luis Romo pada menit ke-50. Setelah gol tersebut, Korea Selatan meningkatkan intensitas serangan.

Lee Kang-in menjadi motor serangan Korea Selatan dan beberapa kali melepaskan tembakan dari luar kotak penalti, termasuk pada menit ke-78 dan ke-90+2 melalui sepak pojok.

Namun, upaya tersebut selalu gagal menembus pertahanan Meksiko.

Kiper Meksiko, Rangel, dipaksa bekerja keras pada menit-menit akhir. Ia melakukan beberapa penyelamatan krusial, termasuk menggagalkan peluang emas Cho Gue-sung dan Hwang In-beom.

>>> Inggris Kalahkan Kroasia 4-2 di Piala Dunia 2026, Rashford Jadi Pahlawan

Aguirre mengatakan pemainnya tidak mendapat banyak ruang untuk mengembangkan permainan. Ia mengakui ketatnya persaingan membuat satu kesalahan bisa berakibat fatal.

"Itu bukan pertandingan yang bagus, dan lawan tidak memberi kami banyak kesempatan," ujarnya.

Dengan hasil ini, Meksiko menjadi tim pertama yang lolos ke fase gugur setelah mengoleksi enam poin di Grup A dan mempertahankan status tak kebobolan.

Sebelumnya, El Tri menaklukkan Afrika Selatan 2-0.

>>> FAO Prediksi Produksi Beras Dunia Turun 1,6 Persen Akibat El Nino

Selanjutnya, tuan rumah akan menjalani laga terakhir fase grup melawan Republik Ceko, yang berbagi poin dengan Afrika Selatan pada laga kedua mereka.