Arab Saudi tengah merealisasikan proyek infrastruktur masif berupa pembuatan danau air tawar raksasa di kawasan gurun. Proyek ini menjadi bagian dari pengembangan kawasan futuristik NEOM.

Investasi yang dialokasikan untuk danau buatan ini mencapai USD 4,7 miliar atau sekitar Rp 125 triliun. Lokasi pembangunan berada di Trojena, sebuah area pegunungan di wilayah Tabuk.

in1

>>> FIFA Undang YouTuber Korban Rasisme di Piala Dunia 2026

Kawasan tersebut dipersiapkan menjadi pusat pariwisata masa depan melalui program transformasi nasional Saudi Vision 2030.

Danau buatan dirancang dengan panjang 2,8 kilometer dan luas 1,5 kilometer persegi.

Kawasan perairan ini juga akan dilengkapi dengan pulau buatan khusus. Fasilitas tersebut disediakan untuk menunjang berbagai aktivitas wisata, seperti area berjalan kaki hingga lokasi menyelam.

Untuk mengatasi tantangan geografis, pengembang mendirikan tiga bendungan berukuran besar. Bendungan utama memiliki tinggi 145 meter dan panjang 475 meter, menggunakan material beton khusus tahan cuaca ekstrem.

CEO Webuild, Pietro Salini, menilai pengerjaan megaproyek ini merupakan pencapaian krusial bagi industri konstruksi global. "Proyek ini akan menjadi keajaiban teknik dan konstruksi internasional," ujar Salini.

Infrastruktur perairan ini memegang peranan vital bagi pengembangan Trojena di dalam ekosistem NEOM.

Megaproyek tersebut ditargetkan mampu menggeser ketergantungan ekonomi Arab Saudi dari sektor minyak menuju pariwisata dan inovasi.

Trojena nantinya akan menghadirkan fasilitas rekreasi langka di Timur Tengah, seperti resor olahraga ski, wahana air, pusat hiburan modern, hingga atraksi berbasis teknologi tinggi.

>>> Mako Bakery Promo Dry Cake Mulai Rp 41.000 pada 9-14 Mei 2026

Strategi Keberlanjutan Lingkungan

Volume material tanah dan batuan yang telah dikeruk dari area pengerjaan sudah menembus 3 juta meter kubik.