Executive Director Trojena, Philip Gullett, menjelaskan bahwa seluruh material hasil kerukan dikelola kembali secara efisien.

"Kami telah menyelesaikan sekitar 3 juta meter kubik penggalian di lokasi danau.

in1

Material hasil galian akan digunakan kembali untuk konstruksi bendungan dan dasar danau sebagai bagian dari strategi ramah lingkungan," kata Gullett.

Tantangan paling krusial terletak pada pengelolaan pasokan air di area gurun dengan curah hujan minim dan tingkat penguapan tinggi.

Pemerintah Arab Saudi mengandalkan sistem desalinasi modern yang digerakkan energi terbarukan.

Berbagai metode manajemen pengelolaan air terpadu diimplementasikan agar fungsi danau dapat terjaga dalam jangka panjang.

>>> Polisi Amankan Tongkang Batu Bara yang Didamparkan di Pangandaran

Keberhasilan proyek ini diharapkan menjadi model percontohan inovasi tata kelola air untuk negara dengan iklim ekstrem.