"Aliran masuk modal asing tersebut terutama ditopang oleh aliran masuk modal asing ke SRBI dan SBN," kata Perry.

Respons Positif dari Perbankan

Ekonom PT Bank Danamon Indonesia Tbk, Hosianna Evalita Situmorang, menilai kenaikan BI Rate sebesar 100 bps dalam sebulan bukan pertanda ekonomi domestik bermasalah.

in1

"Kenaikan BI Rate sebesar 100 basis poin dalam sebulan hingga mencapai posisi 5,75 persen ini bukan pertanda ekonomi domestik bermasalah, melainkan langkah pre-emptive yang positif untuk menjaga stabilitas rupiah di tengah gejolak global," ujar Hosianna kepada Kompas.

com, Kamis (18/6/2026).

Ia menambahkan bahwa intervensi BI sangat krusial untuk meredam pembengkakan biaya operasional industri manufaktur akibat lonjakan harga bahan baku impor.

Pelemahan rupiah sempat menyentuh 8 persen year to date (ytd), namun kini membaik menjadi sekitar 5,7 persen ytd.

Fundamental ekonomi domestik tetap solid dengan pertumbuhan ekonomi 5,61 persen secara tahunan pada Kuartal I 2026, inflasi Mei 3,08 persen, dan cadangan devisa 144,9 miliar dolar AS.

>>> Panduan Cek Bansos PKH 2026 via Aplikasi Cek Bansos dan Situs Kemensos

BI memastikan akan terus memperkuat koordinasi kebijakan dengan pemerintah, termasuk sinergi moneter dan fiskal, untuk memitigasi dampak ketidakpastian global.