PT Diastika Biotekindo Tbk (CHEK) mengumumkan program pembelian kembali saham atau buyback dengan alokasi dana maksimal Rp 15 miliar, termasuk biaya transaksi.

Langkah ini diambil di tengah pemulihan sentimen pasar saham domestik.

in1

>>> Kode Redeem FF 20 Juni 2026: Klaim Diamond Gratis dari Kolaborasi Garena dan Shopee

Manajemen menjadwalkan pembelian kembali sebanyak-banyaknya 80 juta saham, setara dengan 1,94% dari total modal ditempatkan dan disetor penuh.

Optimisme Manajemen terhadap Prospek Bisnis

Manajemen CHEK menyatakan bahwa buyback ini memanfaatkan kondisi pasar yang fluktuatif dan mencerminkan optimisme terhadap prospek bisnis jangka panjang perusahaan.

Dalam keterbukaan informasi, manajemen menegaskan bahwa likuiditas perseroan memadai untuk menjalankan kegiatan usaha dan pembiayaan buyback.

Seluruh dana berasal dari kas internal tanpa mengorbankan likuiditas atau rencana ekspansi bisnis.

Manajemen juga memastikan bahwa aksi korporasi ini tidak berdampak material terhadap operasional atau keuangan perusahaan. Kebutuhan modal kerja dan ekspansi tetap berjalan normal.

>>> OJK Tanggapi Hasil MSCI Global Market Accessibility Review 2026

Dampak pada Keuangan dan Pemegang Saham

Berdasarkan simulasi proforma per 31 Desember 2025, total aset dan ekuitas akan turun masing-masing Rp 15 miliar. Namun, langkah ini diproyeksikan meningkatkan keuntungan bagi investor.

Laba per saham (EPS) diperkirakan naik dari Rp 2,62 menjadi Rp 2,66. Indikator profitabilitas seperti ROA dan ROE juga berpotensi membaik karena berkurangnya jumlah saham beredar.

Pembelian kembali saham ini tidak melanggar ketentuan free float dari Bursa Efek Indonesia (BEI).

Porsi saham publik setelah aksi diperkirakan turun menjadi 19,01% dari sebelumnya 20,95%, masih di atas batas minimal 15%.

>>> Penyebab Suara Aneh di Rumah dan Cara Mengatasinya

Untuk memuluskan transaksi, perseroan menunjuk PT Lotus Andalan Sekuritas sebagai pelaksana.