Ilmuwan Temukan Kuburan Paus Purba Terbesar di Dasar Samudra
Para ilmuwan menemukan sebuah nekropolis atau kuburan kuno di dasar laut yang membelah Australia dan Antarktika.
Lokasi purba ini menyimpan ratusan sisa-sisa paus purba yang belum pernah terdeteksi sebelumnya.
>>> Gelombang Minyak Selat Hormuz Siap Banjiri Pasar Asia
Kawasan kuburan massal ini berada di sepanjang 1.200 kilometer Zona Patahan Diamantina dengan kedalaman mencapai 7.002 meter.
Di area tersebut, tercatat ada hampir 500 sisa paus dan diperkirakan jumlahnya masih jauh lebih banyak.
Riset ini dipimpin oleh ilmuwan laut dalam Xiaotong Peng dari Chinese Academy of Sciences. Beberapa tulang belulang makhluk laut tersebut diperkirakan telah berumur 5,3 juta tahun.
Temuan ini menjadi kuburan paus terbesar, terdalam, serta tertua yang pernah ditemukan di dunia. Akumulasi bangkai satwa ini diduga terjadi secara terus-menerus selama jutaan tahun di bawah samudra.
Ekosistem Unik di Dasar Laut
Kondisi dasar laut terdalam di bawah 1.000 meter sangat ekstrem karena tidak terjangkau sinar matahari.
Tekanan air di wilayah ini sangat menghancurkan dengan suhu yang berada tepat di atas titik beku.
Satu-satunya kehangatan di tempat tersebut hanya berasal dari celah vulkanik dasar laut. Area yang tidak kenal ampun ini juga membuat pasokan makanan bagi makhluk hidup relatif sangat langka.
Bangkai paus yang jatuh atau dikenal sebagai whale falls menjadi berkah bagi kehidupan dasar laut. Fenomena ini mengubah hamparan pasir tandus menjadi ekosistem yang subur untuk sementara waktu.
Bahkan, tulang-belulang paus yang tenggelam menjadi sumber makanan bagi cacing Osedax. Hewan tersebut biasanya mengonsumsi sisa tulang hingga tidak ada lagi yang tersisa di dasar laut.
Penjelajahan dengan Kapal Selam Fendouzhe
Update Terbaru
Menyoal Pajak Kekayaan di Tengah Tekanan Fiskal
Jumat / 19-06-2026, 07:10 WIB
Unknown Worlds Rilis Subnautica 2, Cek Spesifikasi PC Minimum
Jumat / 19-06-2026, 07:09 WIB
Bea Cukai Desak Importir Segera Pindahkan Kontainer dari Tanjung Priok
Jumat / 19-06-2026, 07:09 WIB
Pelni Tunjuk Budi Setyawan Wijaya sebagai Direktur Utama Baru
Jumat / 19-06-2026, 07:09 WIB
Kanada Tolak Masuk Elye Wahi karena Kasus Dugaan Pengaturan Pertandingan
Jumat / 19-06-2026, 07:08 WIB
MSCI Turunkan Penilaian Transparansi Informasi Pasar Saham Indonesia
Jumat / 19-06-2026, 07:08 WIB
BGN Alihkan Sasaran Makan Bergizi Gratis ke Wilayah 3T dan Kelompok Rentan
Jumat / 19-06-2026, 07:08 WIB
Cristiano Ronaldo Alami Kebuntuan saat Portugal Ditahan RD Kongo
Jumat / 19-06-2026, 07:08 WIB
PDPOTJI Anjurkan Konsumsi Kunyit Asam untuk Redakan Nyeri Menstruasi
Jumat / 19-06-2026, 07:08 WIB
Pembukaan Selat Hormuz Diproyeksikan Dongkrak Pasar Saham Domestik
Jumat / 19-06-2026, 07:06 WIB
Standard Nuclear Ajukan IPO di Bursa Efek New York
Jumat / 19-06-2026, 07:05 WIB
OJK Tunjuk Jeffrey Hendrik Jadi Direktur Utama BEI Periode 2026-2030
Jumat / 19-06-2026, 07:05 WIB
Lisa Cook Terima Dana Hukum 1,2 Juta Dolar AS Lawan Upaya Pemecatan Trump
Jumat / 19-06-2026, 07:05 WIB
Fadli Zon Targetkan Ekspor Film Indonesia ke Pasar Global
Jumat / 19-06-2026, 07:05 WIB






