Kapten Timnas Portugal, Cristiano Ronaldo, mengalami kebuntuan saat timnya ditahan imbang 1-1 oleh Republik Demokratik Kongo dalam laga Piala Dunia 2026 di Houston, Kamis (20/6).

Ronaldo yang berusia 41 tahun tampil penuh selama 90 menit, namun hanya mencatatkan 25 sentuhan bola, terendah di antara pemain lapangan Portugal.

in1

>>> Pembukaan Selat Hormuz Diproyeksikan Dongkrak Pasar Saham Domestik

Ia juga gagal memanfaatkan dua peluang emas dari umpan Francisco Conceicao di babak kedua, memperpanjang puasa golnya menjadi 10 pertandingan beruntun di turnamen besar.

Kritik terhadap Taktik Roberto Martinez

Keputusan pelatih Roberto Martinez mempertahankan Ronaldo sepanjang laga menuai kritik. Mantan striker Chelsea, Chris Sutton, menyebut tindakan itu memalukan.

"Dia takut untuk menariknya keluar. Dia bukan manajernya.

Ronaldo mungkin akan mencetak gol kemenangan, tetapi pertandingan hari ini sudah tidak lagi menjadi urusannya," ujar Sutton dikutip dari BBC.

Sementara itu, mantan kapten Inggris Wayne Rooney menilai Ronaldo termotivasi oleh performa pemain lain seperti Kylian Mbappe dan Erling Haaland.

>>> Standard Nuclear Ajukan IPO di Bursa Efek New York

"Begitulah cara dia memotivasi dirinya sendiri dan mentalitasnya adalah bahwa segala sesuatu merupakan tantangan baginya," kata Rooney.

Thierry Henry juga menyoroti pergerakan Ronaldo yang justru menghalangi jalur umpan rekan setimnya. "Karena dia ingin mencetak gol, dia menghalangi jalur umpan.

Itulah prinsipku - tim yang harus mencetak gol, bukan kamu," ujar Henry.

Portugal unggul cepat lewat sundulan Joao Neves dari umpan silang Pedro Neto, namun keunggulan itu sirna oleh sundulan Yoane Wissa menjelang turun minum.

>>> GM Tambah 50 Robot di Pabrik Usai PHK Lebih dari 1.000 Pekerja

Meski menguasai 75% penguasaan bola, Portugal gagal meraih kemenangan. Ronaldo kini masih mencari gol pertamanya di Piala Dunia 2026.